Posted by Abdul Adzim Irsad On September - 24 - 2012 1 Comment

Zam-zam Tower berdiri megah di dekat Masjidilharam. Membuat wajah Makkah banyak berubah, semakin megah, dan mempesona. Namun demikian, ada juga yang mengatakan semakin hilang kesakralan Masjidilharam karena modernisasi kota suci ini. Hotelhotel pencakar langit mengelilingi rumah Allah Swt yang suci. Pertokoan dan pusat perbelanjaan menjadikan kota Makkah semakin menunjukkan geliat kota bisnis tersibuk dunia. Di balik itu semua, muncul kekhawatiran mendalam bagi sebagian kalangan seputar runtuhnya kesakralan kota suci Makkah.

Zam-zam Tower menjadi ikon koto suci Makkah. Jamaah haji Khusus, sering kali lebih bangga betah dan tinggal di Tower Zam-zam, dari pada betah dan lama-lama di Masjidilharam. Itu memang wajar, karena mereka menginginkan agar selama Ibadah di Makkah tidak lelah. Sebab, dengan dekat dengan Masjidilharam, sholat lima waktu akan terjaga, thowaf sunnah, membaca Alqur’an dan berzikir di Masjidilharam akan lebih mudah dari pada tinggal ditempat yang jauh. Jauh atau dekat dari Masjidilharam, yang paling penting ialah menata hati dan niat beriTower Zamzambadah semata-mata karena Allah Swt.

Yang menarik dari Modernisasi di kota Makkah ialah adanya Jam Raksasa di pucuk bangunan ‘’Tower Zam-zam’’. Adanya Jam yang cukup besar di puncak Tower Zam-zam membuat nyata bahwa Makkah berada di pusat bumi.

Berdasarkan pertimbangan yang seksama dari berbagai kalangan, bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Makkah pusat dunia dan menjadi pusat rujukan waktu. Bukannya Greenwich, dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu.

Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat.

 

One Response so far.

  1. Deshawn Able mengatakan:

    I simply want to say I’m all new to blogging and site-building and certainly savored this web site. More than likely I’m want to bookmark your blog . You absolutely have fabulous stories. Cheers for sharing your blog site.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook