Posted by admin On May - 3 - 2012 2 Comments

sholatSeringkali rumah tangga sukses menghadapi ujian ekonomi, tetapi jarang sekali yang kuat menghadapi ujian yang bernama ejakuasi dini. Sepasang suami istri hidup rukun, tenang dan tentram walaupun kondisi ekonominya pas-pas-an. Ekonomi serba pas-pasan tidak masalah, yang penting urusan ranjang saling memuaskan.

Kerjaan banyak, tuntutan dari perusaah begitu tinggi membuat orang menjadi stress berat. Kondisi stress, seringkali membuat urusan ranjang tidak memuaskan, ujung-ujungnya menjadi ejakuasi dini. Kondisi seperti ini biasanya terjadi dikota-kota besar. Apalagi ketika stress, bukanya diselesaikan dengan mendekatkan diri dengan memperbanyak ibadah, seperti; puasa sunnah, sholat malam, dan banyak berdzikir. Tetapi, justru mendatangi tempat-tempat yang dilaknat dan mendatangkan petaka. Kondisi seperti ini akan semakin memperpuruk kondisi rumah tangga dan masa depan sebagai seorang lelaki sejati.

Ejakuasi dini bisa menimpa setiap lelaki dimana saja berada, tak perduli kaum elit, seperti; para menteri, pejabat tinggi, sampai orang alit; tukang parker, becak, petani dan lain sebagainya. Intinya, ialah bagaimana mengatasi urusan ranjang tetap sehat, sehingga masing-masing saliang memuaskan dan keluarga tetap harmonis nan bahagia.

Rahasia Perkasa Di atas Ranjang

Nabi Saw satu-satunya figur paling sempurna yang pernah ada di dunia ini. Walaupun beliau telah tiada, tetapi pada hakektanya Nabi Saw masih hidup sampai saat ini. Gagasan-gagasan yang cemerlang terangkum dalam sebuah hadis. Artinya, semua tutur, tindakan dan prilaku Nabi Muhammad Saw disebut dengan sunnah (hadis).  Nabi Saw tidak meninggalkan harta benda, tetapi beliau meningglkan al-Qur’an dan hadis sebagai sumber kekayaan intelektual, emosional, spiritual. Al-Qur’an hadis mampu meninspirasi setiap pembaca, dan memberikan motifasi bagi setiap yang mendalaminya.

Pola hidup Nabi Saw merupakan isnpirasi dan tuntuan setiap orang yang mengenalknya. Terkait dengan urusan ranjang, Nabi Saw adalah orang yang sangat menyenagkan dan perkasa. Terbukti, beliau memiliki istri banyak, dan mampu memenuhi kebutuhan fisik dan juga finansialnya.

Di bawah ini rahasia kekuatan Nabi Saw di dalam memenuhi kebutuhan jasmani istri-istrinya.

 

A-            Pola Makan:

Nabi Saw memiliki banyak kegiatan cukup banyak, bahkan kegiatan Nabi Saw tidak ada yang mampu menandinginya. Nabi Saw mampu mengatur pola makan dengan baik, sehingga tidak mudah sakit, dan terjangkit penyakit. Sebab makanan dan minuman yang dikonsumsi di samping harus halal, juga harus memenuhi standart al-Qur’an yaitun (tayyiban). Jadi, makanan bukan sekedar nikmat dan lezat, tetapi sangat bermanfaat untuk kebutuhan fisik beliau Saw. Di sampaing harus halal dan sehat, beliau tidak berlebihan, karena berlebihan sangat dikecam, Allah Swt di dalam al-Qur’an menjelaskan:’’ sesungguhnya Allah Swt tidak menyukai orang-orang yang berlebihan’’. Tidaklah aneh, jika ada sebuah pernytaaan bahwa Nabi Saw tidak makan sebelum lapar, dan berhenti sebelum kenyang. Artinya, Nabi Saw benar-benar mengkonsumsi makanan dan minuman berdasarkan kebutuhan tubuhnya, bukan atas dasar ke-inginan nafsu makannya.

 

B-            Rajin Puasa Sunnah

Beliau Saw pernah menyamapaikan:’’ puasalah kalian, niscaya akan sehat’’. Puasa bukan sekedar menahan makan dan minum, tetapi lebih pada pengaturan lambung agar bekerja dengan baik. Dengan demikian, maka semua organ tubuh akan berkeja dengan baik pula. Nabi Saw berpuasa senin dan kamis, ternyata juga mengatur pola kerja lambung agar tetap sehat dan terjaga. Masih banyak lagi, seperti puasa Dawud, Rajab, Sya’ban, Syawwal, Ramadhan. Jika dikaji lebih dalam, puasa itu mampu mengatur pikiran dan hati menjadi lebih tenang. Dengan begitu, kondisi fisik menjadi sehat, dan urusan ranjang juga akan sehat dan baik-baik saja.

C-    Sholat Berkualitas, Meningkatkan Vitalitas

Yang jelas dalam al-Qur’an disebutkan, bahwa sholat yang baik dan benar, dampaknya positif terhadap perubahan moral. Sholat itu ibarat terap fisik, mentak, dan juga spiritual. Sebagaimana di sinyalir di dalam sebuah ayat yang berbunyi:’’ Sesungguhnya, sholat itu bisa mencegah dari perbuatan keji dan mungkar’’.[1] Sebelumnya, ayat itu di awali dengan lafadh ‘’Wa Aqim al-Sholata’’ artinya laksanakanlah sholat. Kandungan ayat ini adalah sebuah perintah untuk melaksanakan sholat dengan baik,[2] tidak hanya sekedar sholat (menggugurkan kewajiban), tetapi sholat yang berkualitas.

Sholat yang berkualitas, berarti segala sesuatu yang terkaiit dengan sholat, seperti; wudhu, busana, makanan dan minuman, benar-benar jauh dari barang haram. Dengan demikian, sholat itu membawa perubahan siginifikan terhadap prilaku sehari-hari. Walaupun begitu, masih bisa ditangkap makna yang tersirat lebih dalam, bahwa ayat itu mensiyalir terkait dengan kesehatan fisik. Sebab, sholat memang tidak luput dari gerakan fisik, jika sholat itu dilakukan dengan asal-asalan, seperti: gerakanya yang kurang tepat, waktunya, bacaanya, tidak akan membawa dampak positif, baik secara moral, fisik (sehat), rejeki (penghasilan), sampai masalah kebahagiaan batin (rumahtangga) juga tidak bisa diperoleh.

Firman Allah Swt yang berbunyi’’ sesungguhnya sholat kalian (sakanun)’’. Imam Al-Alusi berpendapat bahwa Sakanun itu bisa memberikan ketentraman keluarga, masyarakat (negara). Wajar, jika Nabi Saw menyampaikan sholat itu tiangnya agama. Agar supaya sholat kita benar-benar memberikan penggaruh positif pada kehidupan sehari-hari, seperti: fisik sehat, batin tenang, pikiran jernih, keluarga sejahtera dan berkah, maka sholatlah kuncinya.

Terkait dengan pelaksanaan sholat yang membawa dampak ketentaraman batin. Sudah barang tentu, sholat yang dimaksud adalah sholat yang baik. Sholat yang khusu’ dan baik, dampakanya bukan hanya pada pelaksananya, tetapi pada sekitarnya (lingkungan). Wajar, jika kota Makkah, Madinah, Yaman, serta tempat-tempat yang dihuni oleh para kekasih Allah Swt memiliki kekutan dan aura atau mahnit yang sangat kuat dari pada tempat lainya. Di tanah Jawa, terdapat sebuah masjid, seperti: Ampel, Demak, serta sebagian masjid jami’ yang menyebar dipelosok Nusantara. Masjid tersebut  masih terasa ketentraman, ketenaganya, karena penggaruh sholat para kekasih Allah yang baik dan khusu’ pada masa itu.

Jika unsur-unsur di atas dilaksanakan dengan baik, bukan hanya perkasa di atas ranjang. Tetapi, setiap kegalauan yang dihadapi Allah Swt akan memberikan jalan keluarnya. Sebab, Allah Swt berjanji kepada hamba-hamba-Nya, siapa yang menjaga sholat, maka sholat itu kelak akan menjaganya, baik ketika di dunia, di alam barzah sampai di ahirat kelak. Urusan ranjang bisa perkasa dan tuma’ninah bersama pasangan jika benar-benar melakukan trik di atas. Selamat mencoba…



[1] . Q.S (29): 45 (al-Ankabut).

[2] . Sholat yang abik yaitu sholat yang sesuai dengan tuntunan Nabi. Memperhatikan wudhu’ (ahasan’ al-Wudhu’), rukun, dan sunnah-sunnahnya diperhatikan, bacaanya juga bagus, sunnah hai’ah juga dilakukan dengan baik. Jika ini dilakukan dengan sebaik-baiknya, maka sholat yang demikian akan berdampak pada perubahan moral yang sangt siginifikan. 

2 Responses so far.

  1. I simply want to say I am just new to weblog and definitely enjoyed your web-site. Probably I’m want to bookmark your site . You surely come with great article content. Thanks for sharing your web-site.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook