Posted by Abdul Adzim Irsad On Mei - 7 - 2012 1 Comment

KH DahlanSayyid Abu Bakar seorang ulama besar yang bermukim di Makkah, sekaligus gurunya ulamaulama berdarah Melayu, India, Pakistan, dan sebagian besar orang Makkah dan Madinah.Setiap santri asal Indonesia yang belajar di Makkah, pasti mengenal beliau.Beliau menjadi rujukan ulama-ulamaJawa, karena memang kemampuan ilmu dan ibadahnya benar-benar mumpuni. Beliausangatterkenal di jagadilmu agama, seperti; hadis, tafsir,  serta fikih dan tasawuf.Nama lengkap beliau ialah Sayyid Bakri Ibnul `Arif billah As-Sayyid Muhammad Syata Al-Syafii.Tambahan Al-Syafii mengisyaratkan bahwa beliau adalah bermadhab Imam Syafii.

 

Beliausalahsatuulamabesarbermadhab’ Syafi`iyang mengajar di Makkah (Masjidilharam) pada Masjidilharam pada awal abad ke XIV.Seorang ulama pada abad itu, tidak hanya pandai mengjar di Masjid, tetapi juga banyak menulis dan berkarya.Salah satu karya beliau ialah ‘’I’anatut Talibin’’Syarah Fathu al-Muin”kitab fikih madhab al-Syafii.Kitab ini sangat populer dikalangan santri-santri pondok pesantren di Indonesia, Malaysia, Brunai, dan Fatani (Thailand).

Santri-santri beliau sebagian besar berasal dari Jawa.Sebab, sebagian besar muslim Jawa pada waktu itu biasanya setelah menunaikan ibadah haji tidak langsung pulang. Tetapi memperdalam Ilmu agama di Makkah. Salah satu dari santri itu ialah Mohammad Darwis. Setelah menunaikan ibadah haji, dan ngaji kitab fikih Madhab Syafii di Makkah, Mohammad Darwis kemudian di ganti namanya olehSayyid Abu Bakar Shata dengan ‘’Ahmad Dahlan’’. Sepulang dari Makkah, masyarakat lebih mengenal Ahmad Dahlan dari pada Mohammad Darwis.

Ketika di Indonesia, Ahmad Dahlan lebih suka mengajarkan ilmu agama, dan bergabung dengan kumpulan Budi Utomo. Tidak lupa, beliau mendirikan organisasi ke-agamaan yang disebut ‘’ Muhammadiyah’’.Secara umum guru-guru KH Ahmad Dahlan bemadhab Imam Syafii, wajar jika kemudian BuyaHamka ketik aditanya apa Madhabnya orang Indonesia, beliaumenjawab ‘’Al-Syafii’’.Tidak heran jika para ulama dan tokoh Muhammadiyah selalu membaca Qunut setiap sholat subuh, karena madhabnya adalah Syafii.

One Response so far.

  1. Ali Sarjeant mengatakan:

    I simply want to mention I am just newbie to blogs and actually loved you’re page. Most likely I’m planning to bookmark your blog . You surely have perfect writings. Kudos for revealing your webpage.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook