Posted by Abdul Adzim Irsad On Desember - 31 - 2012 0 Comment

Jika ada seorang lelaki menikahi ibunya sendiri, maka lelaki di anggab tidak waras, alias sakit jiwanya. Walapun ibunya begitu cantik nan masih muda, tidak mungkin seorang anak laki-laki tertarik dengan Ibu kandungnya sendiri. Alasannya sangat jelas, karena darah yang mengalir dalam diri seoang anak adalah darah ibunya. Selama sembilan bulan seorang anak bersemayam di dalam Rahim ibunya. Jadi, tidak mungkin seorang anak merasa tertarik dan bernafsu melihat ibu kandungnya.
Nabi SAW mengatakan dengn lantang dalam sebuah hadisnya yang artinya:” riba itu ada 73 bab, dan yang paling ringan dosanya, ibarat seorang lelaki menikahi ibu kandungnya sendiri’’. Berbagai ayat Alquran dan hadis Nabi SAW menjelaskan bahaya seputar riba. TidRIBAak aneh jika kemudian Nabi SAW mengibaratkan di atas. Sesuatu yang tidak mungkin terjadi bagi akal sehat. Hal ini dikemukakan Nabi SAW sebagai israt betapa besar dosa terkait dengan riba. Mulai pelaku, saksi, sampai penulisnya, semua terkena dosanya.
Lihat saja, penjelasan QS Al-Baqoroh ayat (2:275-280) juga menejelaskan bahwa orang-orang yang makan riba. Kelak di hari kiamat akan di bangkitkan dalam keadaan pontang-panting, seperti orang yang kemasukan syetan; keadaan seperti itu mereka alami,oleh mereka mengatakan bahwa perjanjian jual-beli sama saja dengan riba, padahal Allah ? menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba.
Memang Riba itu mirip dengan jual belinya. Bedanya, jual beli itu melalui mekanisme transaksi yang sama-sama rela (ridho). Sementara ribo itu ada unsur merugikan, bahkan merusak tatanan Alquran. QS Ar-Ruum 38-39 dan QS Ali Imron (3:130 -136) menjelaskan tentang pengharaman riba.
Dalam hadis Nabi SAW juga di informasikan seputar bahaya Riba. Di riwayatkan, ketika aku dimi’rojkan, aku mendengar petir dilangit ketujuh dan aku melihat orang-orang yang perut mereka besar bagaikan rumah. didalamnya terdapat ular-ular dan kalajengking-kalajengking.Aku bertanya :’’Siapakah mereka ya jibril ?” Ia menjawab :”mereka adalah orang-orang yang makan riba (HR. Ahmad) Dalam keterangan hadis lain, Rosulullah SAW menuturkan:’’Rosululloh SAW melaknat pemakan riba, penulis dan kedua orang yang menjadi saksi atasnya (HR.Muslim).


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook