Posted by Abdul Adzim Irsad On Juni - 30 - 2011 1 Comment
pudar, nikah, hilang

pudarnya pernikahan

Ada empat model pernikahan sebelum sebelum islam datang sebagaimana diriwayatkan oleh Aisyah ra di dalam kitab-kitab hadis, seperti; Sohih Bukhori dan Muslim. Bahkan cerita model perkawinan sebelum islam juga diceritakan dalam banyak kitab-kitab sejarah, seperti; Tarikh Ibnu Atsir, Bidayah wa al-Nihayah; Ibnu Kastir. Perkawinan itu merupakan budaya bangsa Arab yang terang-terangan melecehkan hak-hak wanita sebagai bagian dari komunitas masyarakat. Wanita saat itu benar-benar menjadi komoditas kaum laki-laki, khususnya untuk kepuasan seksual belaka.

Model empat pernikahan itu sudah menjadi budaya masyarakat Arab Jahiliyah sebelum islam. Yunani, Romawi, China, Persia, India, tak terkecuali Jawa (sebelum Islam) juga tidak lebih baik dari Jahiliyah Arab. Adapan jenis-jenis pernikahan sebelum islam, sebagaimana diceritakan di dalam kitab (al-Muwatto’ Ibn Malik) sebagai berikut.

(1) Pernikahan seperti yang kita kenal sekarang. Artinya, seorang lak-laki datang kepada datang kepada pihal wanita (wali) untuk meminangnya. Ketika telah sepakat, maka sang wali segera menikahkan. Nabi Saw menikah dengan Khodijah binti Khuwalid dengan cara pernikahan ini.

(2) Perkwaninan (Istibdo’) Seorang lelaki berkata kepada pasangannya (isterinya) ketika sang isteri suci dari haidhnya: “Pergilah engkau kepada si fulan, silahkan berkumpul dengannya (yakni jima’)”. Setelah itu suami tadi tidak akan menyentuhnya, sampai jelas bahwa si isteri itu hamil. Jika telah nyata hamil maka si laki-laki yang terakhir ini dapat memiliki isteri itu, jika ia mau. Ia melakukan hal itu dengan harapan agar anaknya bagus secara fisik (ganteng).

(3) Berkumpul beberapa orang antara 1 hingga 10 orang. Lalu mereka mengumpuli seorang wanita yang sama. Jika wanita itu telah hamil lalu melahirkan, maka dipanggillah semua laki-laki yang pernah mengumpulinya itu. Selanjutnya, wanita itu meminta pertanggung jawaban dari salah seorang laki-laki di antara mereka yang paling dia sukai, dan anak itu menjadi anaknya. Laki-laki yang telah dipilihnya, tidak kuasa menolaknya.

(4) Prkawinan al-Bagoya (pelacuran). Seorang wanita meletakkan bendera khusus di pintu rumahnya. Setiap laki-laki yang berhasrat dipersilahkan masuk dan bercumbu denganya. Ketika wanita itu telah hamil dan melahirkan. Maka wanita itu memanggil setiap laki-laki yang pernah men-ngumupinya. Setelah diperlihatkan anak kepada laki-laki yang datang. Siapa di antara mereka yang paling mirip, maka ia akan menjadi ayah genetiknya. Dan laki-laki itu tidak kuasa menolaknya.

Setelah Islam datang, tiga pernikahan itu dihapus. Tinggal model pernikahan pertama, sebagaimana yang telah dicontohkan Nabi Saw, hingga sekarang.  Namun, seiring dengan perjalan waktu, pernikahan model pertama yang telah dicontohkan oleh Nabi mulai pudar. Sebagian orang mulai menganggap pernikahan iti mulai tidak penting lagi. Terbukti, ada beberapa orang yang sengaja serumah tampa ikatan pernikahan (kumpul kebo). Dengan alasan, nikah itu terlalu sacral untuk dinodai, sehingga jika tidak bisa menjaganya dengan baik, seolah-olah menodahi kesakralan pernikahan tersebut.

Di sisi lain, perceraian benar-benar meningkat tajam. Padahal, Allah Swt menjelaskan bahwa pernikahan itu salah satu dari kebesaran-Nya. Berdasarkan data tahun 2007,  perceraian mencapai 32.081, ditingkat Jawa Timur. Adapun motifnya beragam, seperti; poligami, kurang harmonis, alasan ekonomi, tidak tanggung jawab, dll (Matan: 15/10/2007). Ini benar-benar menjadi ancaman besar. Yang lebih ironis lagi, perceraian itu justru terjadi pada kalangan keluarga yang notabene berpendidikan sarjana. Padahal, mereka telah berpacaran dan saling menggenal serta saling mencintai. Lantas, apa artinya sebuah cinta, jika berahir dengan saling membenci.

 

One Response so far.

  1. Douglass Stanback mengatakan:

    I simply want to mention I am newbie to blogging and site-building and seriously savored you’re blog. More than likely I’m going to bookmark your blog . You really come with superb article content. Thank you for sharing with us your website.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook