Posted by Abdul Adzim Irsad On September - 21 - 2015 0 Comment

NU MakkahPada hari Senin tanggal 21/09/2015 di adakan pertemuan PCINU dunia dengan tokoh-tokoh penting PBNU. Tujuan utamanya adalah silaturahmi, sekaligus berdoa bersama untuk ke-utuhan NKRI, juga kekuatan NU, baik sebagai Jamiyah, maupun jamaah. NU harus kuat akidahnya, juga harus kuat pendapatanya agar warga NU semakin mampu membentengi diri dari godaan-godan akidah asing yang datang ke NU dengan membawa Real dan Dinar, bahkan Dolar.

Makkah sangat istimewa, dan menjadi pusat pertemuan ulama-ulama dunia, termasuk ulama-ulama NU waktu mengalang kekuatan melawan belanda. Sebelum berdirinya NU, para pendiri NU itu adalah santr-santi yang ngalab berkah pada ulama-ulama Nusantara di Tanah Suci Makkah.

Syekh Zaini Dahlan, Syekh Nawawi Al-Bantani, Syekh Mahfudz Al-Turmisi, Syek Muhammad Yasin A-Fadani, Syekh Abdul Hamid Ali Kudus adalah guruguru ulama NU-santara. Mereka bukan hanya alim (ber-ilmu), mereka memiliki nasionisme yang tinggi. Terbukti, Syekh Muhammad Yasin Al-Fadani pernah menyempatkan diri hadir di Muktamar NU. Ini juga menjadi sebuah tanda, bahwa sanada ke-ilmuan ulama NU itu muttasil (nyambung).

Setiap tahun, pada setiap musim haji, PCINU Arab Saudi yang berpusat di Makkah selalu mengadakan pertemuan rutin. Warga NU dari seluruh yang bermukim di Makkah dan Madinah, Jeddah, khsususnya pengurus PCINU Arab Saudi Makkah ngalab berkah tanah suci Makkah.

Tujuan utamanya ialah, membangun silaturahmi antar PCINU dan Penggurus PBNU yang hadir di Makkah dalam rangka menunaikan ibadah haji di Makkah. Penggurus PCINU Makkah, KH Ahmad Fuad Abdul Wahab sebagai ketua benar-benar menjadikan momentum musim haji dengan sebaik-baiknya.

PCINU Arab Saudi yang di pimpin oleh KH Fuad Abdul Wahab menekankan pentingnya meneguhkan akidah ahlussunah Waljamaah NU. Jangan sampai menjadikan NU sebagai kendaraan politik. Akidah NU itu jelas, bukan syiah dan juga bukan NU-Wahabi juga bukan Liberal.

KH Slamet Efendi Yusuf mengatakan dalam sambutanya “saya sengaja bikin PCINU menjadi satu suara saat Muktamar NU Jomban, agar PCI-PCI-NU semakin mengeliat”. Itu guyonan, apa takut diserbu oleh PCINU Arab Saudi yang ngotot bahwa setiap PCINU memiliki suara.

Saat ini PCINU-Sedunia  yang di adakan di Rubat Hasyim Jawa Misfalah, turut hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain KH Fuad Abdul Wahab PCINU Arab Saudi selaku tuan rumah, mantan Konjen Jeddah Abdul Wahid Maktub, KH Masdar Farid, Konjen RI Darma Kirti, KH Selamet Eefendi Yusuf.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook