Posted by Abdul Adzim Irsad On Mei - 28 - 2012 3 Comments

Rajab SahrullahBerdoa tidak harus menunggu waktu. Semakin banyak meminta, akan semakin bagus. Justru akan di anggab sombong jika tidak banyak berdo’a kepada Allah Swt. Namun akan dianggab aneh dan lucu, banyak meminta, tetapi tidak mau mengabdikan diri kepada Allah Swt. Idealnya ialah, rajin beribadah kepada Allah Swt setiap saat dan waktu, dan meminta kepada-Nya setiap dan waktu.

Allah Swt menjadikan bulanbulan tertentu sangat istimewa, seperti bulan Ramadhan, dimana pada sepuluh terahir terdapat malam paling indah dan paling istimewa. Malam itu disebut dengan ’’Lailatul Qodar’’. Allah Swt menjelaskan kalau malam Lailatul Qodar itu lebih baik dari seribu bulan. Artinya, kebaikan yang dilimpahkan Allah Swt kepada manusia benar-benar tak terhitung jumlahnya.

Salah satu bulan yang tidak kalah istimewa ialah ialah Bulan Rajab. Bulan ini disebut dengan ’’Sahrullah al-Muharram’’. Sebutan itu sangat tepat, karena memiliki fadilah dan keutaman yang sangat luar biasa, sebagaimana bulan-bulan suci lainnya. Bagi yang bisa memanfaatkan bulan ini, maka ia akan mendapatkan keberuntungan di dunia dan akhirat.

Di dalam sebuah hadis, Rosulullah Saw menuturkan:’’ Rajab adalah (Sahrullah) bulan Allah, dan Sya’ban adalah bulanku,  dan Romadhan adalah bulan umatku”. Lima malam yang tidak ditolak do’a seseorang “: (1)Awal malam bulan Rojab (2) Malam Jum’at (3) Malam Nisfu Sya’ban (4) Malam Idul Fitri (5)Malam Idul Adha.

Di dalam kitab Faidhu al-Qodir ( Syeh Al-Manawi), secara rinci disebutkan waktu-waktu dikabulkan doa, di antaranya ialah:’’ Malam Idul Fitri dan Adha, Lailatul Qodar, Malam Nisfi Sya’ban, dan Awal Bulan Rajab, Ketika turun Hujan, sedang jihada di jalan Allah Swt, tenggah malam, ketika berbuka puasa, ketika melihat baitullah, ketika masa-masa sulit (kecepit), dalam kondisi musafir, dalam kondisi sakit, setelah khatam Al-Qur’an, majlis ta’lim, ketika sedang bersujud di dalam sholat lima waktu.

Masih banyak waktu dan tempat dikabulkan do’a. Bulan Rajab adalah bulan istimewa. Marilah berlomba-lomba meningkatkan amal sholih, sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadhan. Puasa sunnah, ibadah malam, sedekah perlu ditingkatkan, karena sesungguhnya amalan tersebut sangat dianjurkan oleh Nabi Saw. Puasa Rajab, termasuk sunnah, sebagaimana keterangan Imam Nawawi di dalam syarah Muslimnya. Sebab, Rajab termasuk salah satu dari empat bulan mulia (haram) yang disebutkan di dalam hadis Nabi Muhammad Saw.

 

 

3 Responses so far.

  1. Mircea mengatakan:

    That’s a smart answer to a diiffcult question.

  2. Donn Turrentine mengatakan:

    I just want to mention I am just newbie to blogging and site-building and actually loved you’re blog site. Probably I’m planning to bookmark your blog post . You really have superb well written articles. Thanks for sharing with us your web site.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook