Posted by Abdul Adzim Irsad On Februari - 6 - 2016 0 Comment

Image003Tidak dipungkiri, semua ibadah, baik ibadah qosirah maupun ibadah mutaddiyah, jika dilakukan dengan baik dan benar, serta ihlas karena Allah SWT, sudah pasti akan melahirkan miracle (keajaiban). Dalam bahasa orang-orang sufi, ibadah yang dilakukan dengan baik, benar, serta ihlas, ditambah dengan istiqomah, maka akan melahirkan karamah. Arti luas dari karamah ialah, memiliki kelebiahn-kelebibah yang tidak pernah difikirkan sebelumnya, bahkan tidak pernah terlintas dalam benaknya. Itulah yang disebut dengan karamah.

Ibadah umrah itu, secara fisik, sudah tentu akan menjadikan fisik semakin sehat, sebab hampir semua aktifitas ibadah haji dan umrah memerlukan olahraga fisik, seperti thowaf, sai. Tidak satupun orang yang melakukan thowaf dan sai, kecuali akan menjadi sehat fisiknya dan ruhaninya, karena thowaf itu membangun kekuatan spiritual, sekaligus beriterkasi dengan Allah SWT.

Aktifatas sehari-hari, berjalan menuju Masjdilharam untuk menunaikan sholat lima waktu, thowaf sunnah, atau umrah sunnah bisa menjadi moment untuk mendidik psiologi seseorang dengan baik. Umrah yang baik, berkualitas, akan melahirkan sosok yang sholih secara pribadai dan sholih secara spritualnya.

Dalam sebuah riwayat, Rosulullah SAW pernah besabd “antara umrah satu dengan umrah lainnya adalah pelebur dosa, dan tidak ada balasan bagi ibadah haji yang mabrur, kecuali surga“. Dalam hadis lain, Rosulullah SAW pernah ditanya seputar haji mabur, beliau SAW mengisaratkan ucapannya baik (menyenangkan), berbagai makanan,  dan juga menebarkan salam.

Dengan demikian, orang yang umrahnya diterima, akan melahirkan watak yang positif, prilaku yang saleh, dan juga rajin ibadah. Bahkan, akan melahirkan orang yang suka berbagi (dermawan), suka menyapa (menebarkan salam dan menciptakan aman dan nyaman dalam  lingkungan masyarakat), juga  ucapannya tidak membuat orang kecut dan cemberut.

 


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook