Posted by Abdul Adzim Irsad On Februari - 16 - 2016 0 Comment

SofaHaji itu rukun islam. Setiap umat Islam wajib menunaikan ibadah haji, jika sudah mampu secara finansial. Sedangkan umrah itu penyempurna Haji. Allah SWT berfirman “sempurnakanlah haji dan umrah semata-mata karena Allah”. Ayat ini meng-isyaratkatkan bahwa Haji itu tidak sempurna, kecuali dibarengi dengan ibadah umrah. Hanya saja, Haji itu dilaksanakan pada musim haji (dzulhijjah), sementara umrah bisa dilakukan kapanpun.

Umrah menjadi wajib jika menjadi satu kesatuan dengan Ibadah Haji. Ketika musim haji tiba, setiap jamaah haji diperbolehkan memilih haji tamattu’, atau  ifrad, atau qiran. Haji Tamattu’ yaitu melakukan ibadah umrah terdahulu, kemudian dilanjutkan ibadah haji.  Sedangkan Haji Ifrad, yaitu melakukan Haji terdahlu, dilanjutkan dengan umroh.  Sedangkan Qiran adalah umroh yang dilakukan bersama-sama dengan Haji.

Umrah bisa dilakukan kapan saja, diluar waktu ibadah haji. Kendati demikian, umrah itu bukan rukun islam, maka status hukumnya juga berbeda dengan Haji. Orang yang sudah melaksanakan ibadah haji, bisa melakukan umrah berkali-kali, karena memang tidak ada larangan. Sedangkan tata cara umrah sunnah dan wajib itu sama persis. Di awali dengan niat di miqat, thawaf tujuh putaran dengan tiga putaran berlari-lari kecil (ramal)—sai antara safa dan marwah. Dan terahir adalah, serta tahalul yang ditandai dengan mencuku (memotong) rambut.

Ketika penantian ibadah haji cukup lama. Maka, seyognya umat islam yang sudah cukup mampu secara finansial menunaikan ibadah umrah terlebih dahulu. Karena bisa menjadi obat hati kangen terhadap rumah Allah (baitullah), dan juga obat rindu terhadap Rosulullah SAW yang selama ini menjadi junjungan dan panutan dalam hidupnya. Juga dinantikan syafaatnya.

Jadi, sangat banyak manfaat menunaikan umrah terlebih dahulu, di antaranya ““survei” terlebih dahulu mengenai tempat mengenai tempat pelaksanaan haji, mengenal degan baik medan yang akan dihadapi nanti. Manfaat berikutnya “bergaul” dengan lingkungan baik di Kota Makkah maupun Madinah, yang sebagian besar berbudaya Arab. Manfaat yang lain yaitu pengalaman umrah menjadi modal untuk lebih banyak membantu jamaah yang sama sekali baru mengenal tempat dan tatacara ibadah (manasik) nantinya dan ini berarti peluang untuk beramal shaleh menjadi sangat besar. Peluang mabrur lebih terbuka.

Dan ksempatan yang paling penting adalah  memanfaatkan waktu mustajabah, waktu mustajabah, berdoa kepada Allah SWT agar segala niat dan keinginan untuk menunaikan ibadah haji segera dikabulkan. Sebab, tidak satupun doa yang dipanjatkan di dua tempat suci Makkkah dan Madinah, kecuali dikabulkan oleh Allah SWT.  Makkah dan Madinah adalah tempat istimewa dan juga dimulyakan Allah SWT. Siapa yang memulyakan Makkah dan Madinah, berarti memulyakan Allah SWT dan juga memulyakan Rosulullah SAW.

 


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook