Rosulullah SAW mengatakanL:”Janganlah memaksakan (berusaha keras) mengadakan perjalanan kecuali pada tiga masjid, Masjidil Haram, Masjid Rasul saw, dan Masjid Al Aqsha” (Shahih Bukhari).

Nabi Muhammad SAW. pernah menuturkan dalam sebuah hadis shahinya yang artinya:’’ satu kali shalat di masjidku, lebih utama seribu kali dari pada shalat di masjid lain, kecuali di masjidilharam (HR Muslim). Secara khusus, Nabi SAW. menyebut dengan ‘’Masjidku’’ yang mengiyarakat masjidnya Rasulullah SAW. Sudah tentu, masjid itu memiliki kesakralan dan keistimewaan tersendiri. Nabi SAW. sendiri orang yang pertama kali meletakkan batu pertama. Kediaman Nabi SAW. dan istri-istrinya juga tidak jauh dari Masjidnya, memudahkan bagi beliau SAW. untuk menuanikan shalat dan ibadah lainnya di masjid itu.

Salah satu cirri khas masjid Nabi SAW. ialah adanya Qubbah Hijau yang lebih dikenal dengan “Qubbatul Khadra’ yang dibangun pada jaman sultan Mahmud pada tahun 1233 H. Sampai saat ini, Qubbah Hijau menjadi ciri khas masjid Rasulallah SAW.

Di dalam masjid, ada sebuah tempat istimewa yang disebut dengan ‘’Al-Raudhah al-Syarifah’’. Tempat inilah yang disinyalir di dalam hadis Nabi SAW. sebagai taman surga. Oleh karena itu, setiap jamaah haji dan umrah selalu berebut bisa shalat berjamaah dan sunnah di tempat mulia ini. Raudah ini ditandai dengan karpet putih, sebagai tanda tempat istimewa dan mulia.

Masjid Nabawi juga dibiarkan sebagaimana bangunan Nabi, karena beliau tidak ingin merubah apa yang telah dilakukan oleh baginda Nabi SAW. Namun, pada masa pemerintahan Usman Ibn Affan, Masjid Nabawi direnovasi dengan menelan biaya sangat tinggi. Usman menegaskan, pembanguan ini disesuaikan dengan jumlah pengikut Islam yang semakin banyak yang bertebaran dimana-mana.

Di dalam Masjid Nabawi terdapat Makam Rasulullah SAW., Abu Bakar dan Umar Bin Khaththab. Barangkali tidak ada tempat yang lebih istimewa melebihi tempat Rosulullah SAW dimakamkan.

 

Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook