Posted by admin On August - 29 - 2012 1 Comment

Garuda HajiKuota haji setiap tahun selalu bertambah, karena menteri agama (Kemenag RI) selalu ngotot meminta tambahan. Bukan hanya Indonesia, hampir semua Negara yang menyelengarakan ibadah haji meminta tambahan kuota kepada pemerintah Arab Saudi. Ini menjadi bukti nyata bahwa kesadaran umat islam terhadap rukun islam yang ke-lima ini semakin tinggi.

Indonesia salah satu Negara berbasis islam yang paling banyak jumlah jamaah hajinya. Secara langsung atau tidak langsung, pemerintah Arab Saudi banyak di untungkan oleh jamaah haji asal Indonesia. Setiap tahun tidak kurang dari 200.000 jamaah haji Indonesia menunaikan ibadah haji. Trilionan rupiah pemerintah Arab Saudi mendapat keuntungan, mulai transportasi udara (Saudi Air Line), darat, pemondokan, serta peternakan kambing (pembayaran dam).

Ketika pemerintah Indonesia meminta tambahan kuota, secara otomatis pemerintah Arab Saudi mendapatkan keuntungan. Pemerintah Arab Saudi selalu memberikan tambahan kuota haji Indonesia. Hanya saja, jumlahnya kurang signifikan jika dibandingkan dengan jumlah antrean haji. Informasi terkini (Agustus, 2012), antrean haji memasuki tahun 2023 untuk wilayah Jawa Timur. Berarti, jika daftar pada bulan Agustus 2012, insaAllah berangkat hajinya pada tahun 2023 (menanti 11 tahun).

Untuk kuota jemaah haji  tahun 2012  telah ditetapkan 211.000 jemaah. Dengan demikian, jumlah keseluruhan jamaah yang akan berangkat pada tahun 2012 yaitu 211.000. Jumlah ini belum termasuk tambahan 10 rb itu yang akan diprioritaskan untuk jamaah lansia. Adapun perincian kuota haji itu, 17 ribu diperuntukkan jamaah haji plus (khusus), dan 194 rb diperuntukkan untuk haji reguler.

Jumlah tambahan kuota yang disediakan sekitar 10 ribu. Dengan perincian, 7 ribu untuk jamaah reguler, 3 rbu untuk khusus. Kendati demikian, realitas dilapangan masih banyak yang bocor. Ada beberapa orang yang tidak memiliki kuota haji ternyata bisa berangkat, dan mereka ada yang menggunakan kuota tersebut.

Penambahan kuota haji itu menurut penyelengara haji sudah menjadi tradisi. Menurut penuturan penyelengara haji, Slamet:” kita selalu mendapatkan kuota tambahan sebesar 10 ribu jemaah dari Pemerintah Arab Saudi, tapi itu khusus diperuntukkan bagi jemaah usia lanjut,” kata Slamet seusai peluncuran embarkasi dan debarkasi Lombok, Provinsi NTB, di Jakarta, Rabu (6/6).

Masih menurut Slamet, sesuai dengan kalender rencana perjalanan haji 1443 Hijriah atau 2012, mulai 20 September jemaah mulai memasuki asrama di embarkasi. Lalu pada 21 September kloter pertama akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Sedangkan pada 20 Oktober 2012 merupakan kloter terakhir yang akan diberangkatkan dari Tanah Air. “Sebab 25 Oktober 2012 sudah memasuki puncak acara haji, yakni wukuf di Arafah,” ungkap dia ( http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/92752).

Mestinya Indonesia mendapat tambahan lebih banyak, karena jumlah penduduk Indonesia paling banyak yang berangkat haji. Jika dilihat dari prosentasinya, mestinya Indonesia berhak mendapatkan tambahan 30-40 ribu. Tetapi, karena kondisi Masjidilharam serta sarana dan prasarani haji belum memadahi, akan menjadi masalah besar jika menambah kuota lebih banyak. Apalagi, perluasan Masjidilharam sampai saat ini belum rampung.
 

One Response so far.

  1. I simply want to tell you that I am just very new to weblog and truly loved you’re blog site. Almost certainly I’m going to bookmark your site . You surely have perfect writings. Bless you for sharing with us your webpage.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook