Posted by Abdul Adzim Irsad On Oktober - 11 - 2013 0 Comment

JORDANIA

Tempat Ashabul Kahfi Bersembunyi

Ashabul kahfi Jika melakukan sebuah wisataruhani, yang meliputi kota suci Makkah, Madinah, dan Baitul Maqdis, tidak sempurna jika belum mengujungi Gua Ashabul Kahfi. Perjalanan itu akan terasa hampa dan kurang berkesan, jika belum mendatangi Goa itu. Jika merencankan ibadah umrah, pastikan bisa berkunjung pada tempat-tempat bersejarah yang diberitakan Al-Quran, sekaligus menambah pengetahuan serta bentuk rasa suyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan karuninya.

letak Gua Ashabul Kahfi kira-kira 7 km dari pusat Bandar udara Amman, Jordania. Jordania termasuk kota kuno yang menyimpan kisah-kisah menakjubkan. Jordania juga termasuk negeri penjaga Masjidil Aqsa.[1]

Konon Hanif Zeid Ibn Amr Ibn Naufaly salah seorang ahli Al-Kitab mengatakan bahwa di Makkah akan muncul seorang utusan Allah SWT yang akan membawa ajaran seperti yang di bawa Ibrahim as.[2] Sosok lelaki yang memiliki ketajaman intuisi itu berasal dari Umm Al-Rassas yang terletak disebelah Selatan Madaba adalah daerahnya Jordania.

Secara khusus, Allah SWT menyebutkan kisah Ashabul Kahfi dalam surat Al-Kahfi. Sebuah kisah yang menceritakan perjalanan anak-anak muda yang berjuang untuk menyelamatkan akidahnya dari serangan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah SWT. Kisah  ini sekaligus mengingatkan kepada kaum muda agar supaya terus berjuang menuarkan kebenaran dan keadilan, dengan catatan sesuai dengan tuntunan Rosulullah SAW.

Sudah menjadi budaya dan tradisi dalam bangsa Arab. Sebuah nama tempat itu biasanya dinisabatkan pada asul-usul orang yang mengawali babat alas, atau orang yang tinggal disitu. Kadangkala, diambil dari sebuah kejadian besar. Sebuat saja, nama Ji’ronah, Masjid Aisyah, serta perang perang Badar. Ji’ronah adalah nama seorang wanita, begitu juga nama masjid Aisyah diambil dari istri Rosulullah SAW, serta pertempuran badar di ambil dari sebuah desa Badar.

Hal serupa terjadi di berbagai Negara, sebuat saja pohon Sukarno yang tumbuh di kawasan Makkah, pohon itu diambil dari sebuah nama presiden republic Indonesia. Begitu juga dengan kawasan Ashabul Kahfi dikenal dengan nama Ar-Raqim. Ditempat itu terdapat kesan tapak arkeologi yang bernama Khirbet Ar-Raqim.  Istilah Ar-Raqim juga bisa ditemukan di dalam kitab suci Al-Quran surat Al-Kahfi.

Para ulama tasfir mengartikan ‘’Al-Roqim’’ dengan batu, desa, dan juga lembah, anjing. Bahkan ada yang mengartikan sebuah tulisan yang menjadi tanda di pintu Goa Ashabul Kahfi. QS Al-Kahfi (18:9), Allah SWT mengatakan:’’atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqimitu, mereka Termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?[3]  disebut di dalam Al-Quran dan Ahli Tafsir menafsirkan Ar-Raqim sebagai nama anjing dan ada yang menyatakan ia sebagai batu bersurat.

Kisah Sshabu Kahfi yang diberitakan di dalam Al-Quran bukalan cerita mengada-ngada, tetai bernar adanya. Informasi yang disampaikan di dalam Al-Quran bukan dongen, tetapi bisa dibuktikan kebenaranya. Al-Quran tidak hanya cerita, tetapi memberi tanda-tanda yang jelas tempatnta. Kisah Ashabul Kahfi bukti kebenaran sejarah, sekaligus  membuktikan kebenaran kisah di dalam Al-Quran, sebagaimana penjelasan QS Al-Lkahfi (18:9-26).

Di dalam di atas Allah SWT menceritakan bagaimana 7 orang pemuda yang beriman kepada Allah SWT melarikan diri dari kejaran, paksaan orang-orang kafir yang mengajak menyembah selain Allah SWT. Demi menyelamatkan iman, mereka melarikan diri ke sebuah gua. Goa itu menjadi tempat sembuyi. Namun, karena kelelahan para pemuda itu oleh Allah SAW ditidurkan. Bukan waktu yang singkat, Allah SWT menidurkan mereka selama 309 tahun Qamariah (300 tahun Shamsiah). Wakatu yang begitu lama, tetapi mereka merasakan waktu itu seperti semalam.



[1] .Menyusuri Kota : Jejak Kejayaan Islam (Harian republika) hlm 79

[2] . hlm  79

[3] . QS Al-Kahfi (18:9)


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook