Posted by Abdul Adzim Irsad On Maret - 24 - 2014 0 Comment

Ali JabirDalam catatan sejarah, sebagaimana di tulis oleh Abdul Adzim Irsad dalam bukunya (ULAMA TANAH HARAM : Kiprah Ulama Nusantara di Tanah Suci :2013). Dijelaskan bahwa sebagian besar ulama dua tanah suci berdarah nusantara. Cukup banyak ulamaulama nusantara yang menjadi imam dan khatib di kedua Masjidilharam, bahkan banyak yang menjadi penulis kitab.

Mereka membangun bangsa Indonesia itu melalui gagasan-gagasan yang cemerlang itu. Bahkan, mereka terjun langsung berdakwah mengajak umat semakin dekat dengan Allah SWT dan mencintai Rosulullah SAW. Tokoh yang paling terkenal dan dikenal hinga manca Negara ialah, Syekh Yusuf Al-Makasari yang menyebarkan islam di Afrika Selatan. Beliau pernah menjadi Imam dan Pengajar di Masjid Nabawi dan Makkah Al-Mukarramah.

Sejak ber-abad-abad, nusantara (Indonesia) memiliki ikatan kuat dengan kedua tanah suci Makkah dan Madinah. Sampai-sampai Ibn Batutah melakukan perjalanan panjang, dan beliau menyempatkan diri Mampir di pulau Sumatra. Sampai-sampai dalam tulisan bukunya, Ibn Batutah menyebutkan bab khusus dengan tulisan (Rihlah Ila Jawa).

Tidaklag berlebihan jika dari waktu kewaktu, imam dan khotib Masjidilharam melakukan rihlah ke nusantara dalam rangka berdakwah. Ahir-ahir ini, kita sering melihat dan menyaksikan ceramah ulama berwajah Arab, ganteng dan berwibawa. Sosok ulama’ itu sering menghiasai dan mengisi acara di TV One dalam acara Damai Indonesiaku yang di asuh oleh Agung Izzul Haq.

Dialah Imam kedua Masjid Nabawi di Madinah. Beliau saaat ini bermukim di Indonesia, negeri yang subur, penuh dengan ke-ramahan kepada ulama yang datang dari kedua tanah suci. Beliau bernama Syekh Ali Jaber. Beliau satu-satunya Imam dan Ulama Masjid Nabawi yang akrab dan santun, dan dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Beliau rajin ceramah dan keliling di seluruh pelosok Nusantara. Ceramah-ceramah itu begitu menyejukkan dan penuh dengan hikmah. Ceramah-cermah yang berbahasa Arab, dan kadang diselilingi dengan bahasa Indonesia itu saat ini sudah di kumpulkan menjadi buku. Seperti ulama pada umumnya, buku itu diharapkan memberikan pencerahan kepada masyarakat Indonesia. Beliau saat ini meluncurkan buku perdana miliknya. Buku yang ia beri judul “Cahaya Dari Madinah” . Kalau dalam bahasa Arab kira-kira Nurul Madinah. Ini merupakan kumpulan ceramah dan tausiah dirinya selama bertahun-tahun.

Adapun isi dari buku beliau cukup banyak, diantaranya berisi tentang bagaimana pendidikan anak dalam Islam, hidup penuh makna di tengah keterbatasan, membentuk keluarga sakinah dengan akhlak Al-Quran, rahasia di balik ibadah haji dan lainnya.

“Banyak cerita indah dan lucu di buku ini. Tapi intinya bukan mengambil sesuatu yang indah tersebut untuk dijadikan kesenangan. Tetapi bagaimana mengambil dan mendapat pelajaran dari deretan peristiwa itu,” kata Syekh Ali Jaber dalam peluncuran bukunya tersebut, Senin (24/3) pagi, di Jakarta.

Pembina Ali Jaber Center ini mengungkapkan awalnya tidak pernah punya minat untuk membuat buku, baik dalam bahasa Indonesia ataupun Arab. Alasanya ia masih disibukkan dengan berdakwah. Ia juga ragu bukunya bisa menarik minat banyak orang.

 

“Saya lihat membaca Alquran saja sudah malas, apalagi buku. Padahal kita adalah umat baca. Surat yang pertama kali adalah Iqra yang memerintahkan untuk baca,” kata Syekh yang memutuskan berdakwah di Indonesia sejak tahun 2008 silam.

Keraguanya baru berubah ketika sahabat-sahabatnya seperti Ustaz Yusuf Mansyur, Arifin Ilham bahkan alm Ustaz Jefry Al-Buchori mendorongnya menerbitkan buku. Mereka meminta buku yang diterbitkan bukan berisi soal fiqih, tapi buku yang terkait dengan kehidupan sehari-hari.

“Mereka sahabat saya yang banyak memberikan kemudahan bagi saya hingga sekarang,” kata Syeikh.

Syekh berharap buku setebal 180 halaman ini bisa menjadi buku berjamaah. Siapapun yang mendapat manfaat dari buku ini bisa menyebarkannya lagi ke orang lain.

“Kita buktikan Islam adalah agama yang indah. Tidak hanya memuliakan sesama muslim, tapi juga menghormati sesama manusia,” kata Syeikh (www.republika.co.id)


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook