Posted by Abdul Adzim Irsad On April - 19 - 2012 1 Comment

wanitaKhodijah adalah wanita yang diperuntukkan Allah Swt khusus untuk Nabi Muhamamd Saw. Khodijah sosok wanita sempurna, yang belum ada yang mampu menandinginya. Kesetiaan dan keperyaaan kepada sang suami begitu tinggi, bahkan beliau mengorbankan harta dan jiwanya demi untuk  Nabi Saw.

Di antara istriistri Nabi, tidak ada yang bisa menjadi seorang ibu, kecuali Khodijah al-Kubro r.a. Walaupun usianya jauh lebih tua saat menikah dengan Nabi Saw, tetapi tidak menjadi kendala di dalam membangun behtera rumah tangga. Justru, Khodijah mampu memnjadi istri sholiha, professional ditenggah-tenggah derasnya arus kesyirikan dan kebatilan di Makkah.

Nabi Saw dikarunia empat puri dan tiga dua putra dari pernikahannya dengan Khodijah binti Khuwailid r.a. Mereka ialah; Zainab, Umi Qulsum, Ruqoyyah, dan Fatimah al-Zahar’. Sedang dua putranya bernama: Qosim dan Abdullah. Makanya, sering terdengar bahwa Nabi itu dikenal dengan Abu Qosim.

Sebelum islam menyinari kota sakral Makkah, Khodijah menjadi putri Makkah. Ketika islam menyinari Makkah, Allah meridhoinya menjadi orang yang pertama kali memluk islam dikalangan wanita. Setelah menikah dengan utusan Allah, Khodijah bergelar Ummul Mukminin (ibunya orang-orang mukmin). Gelar ini sangat cocok dan pantas, karena realitasnya beliau sosok wanita yang suka membagi-bagikan hartanya kepada tetangga, kerabat, serta masyarakat Makkah yang lemah dan tidak berdaya.

Terkait dengan gelar Khodijah sebagai ibu orang-orang mukmin, Allah SWT berfirman:’’ Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka. dan orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris-mewarisi) di dalam Kitab Allah daripada orang-orang mukmim dan orang-orang Muhajirin, kecuali kalau kamu berbuat baik kepada saudara-saudaramu (seagama). adalah yang demikian itu Telah tertulis di dalam Kitab (Allah) (QS al-Ahzab: 6)

Sebagai seorang Ibu, Khodijah mampu menjadi ibu bagi anak-anaknya, sekaligus melayani dan mengajari semua orang yang mebutuhkan baik financial atau spiritual. Setiap ada yang sakit, ia mesti menjenguk, setiap orang yang kelaparan ia mesti memberi makanan, setiap ada yang telanjang ia mesti memberikan pakain dan seterusnya. Begitulah tugas seorang ibu orang mukmin. Apa yang dilakukan Khodijah r.a, dalam rangka membantu misi Nabi Saw, yang sekaligus membumikan kandungan al-Qur’an ditenggah-tenggah kemusrikan yang merajalela.

Perlu diketahui, julukan seorang ibu ialah melakukan tugasnya sebagai seorang ibu tanpa pamrih apa-apa. Begitu juga Khodijah, sebenarnya ia cukup memberika makan, minum, serta kebutuhan putri-putrinya. Tapi, bagi sebagai ibu orang mukmin, semua penduduk Makkah menjadi anaknya, dan kewajiban baginya untuk memberikan segala kebutuhan tanpa mengharapkan imbalan apapun. Begitulan wanita pilihan Allah Swt untuk kekasih-Nya, Muhamamd Saw. Khadijah ra, wanita sholihah di jaman jahiliyah menjadi inspirasi setiap wanita muslimah dijaman modern.

 

One Response so far.

  1. Linwood Marti mengatakan:

    I simply want to say I’m newbie to blogging and seriously loved this page. Likely I’m likely to bookmark your blog post . You absolutely come with incredible well written articles. Thanks a bunch for revealing your web-site.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook