Posted by Abdul Adzim Irsad On Juni - 4 - 2017 0 Comment

rektor

Dalam sebuah pepatah Arab yang artinya “manusia tergantung pada agama raja-raja mereka”. Begitulah kutipan Ibn Katsir dalam tafsirnya. Makna yang terkandung dalam istilah di atas begitu mendalam, dimana orang Arab itu akan mengikuti jejak rajanya. Jika sang Raja suka belajar dan berkiblat di Amerika, maka rakyat-pun akan ikut ikutan. Wajarlah, jika rakyat Arab Saudi banyak yang mukim dan berlibur, bahkan belajar di Amerika, karena Raja Fahad Ibnu Abdul Aziz belajarnya di Amerika. Begitu juga dengan tokoh-tokohnya, serta putra-putra dari orang kaya Arab Saudi belajar di Amerika.


Rupanya, rayuan duta besar Indonesia untuk Arab Saudi, Dr. Agus Maftuh kepada pangeran dan pembesar pimpinan Arab Saudi lumayan mujarab, sehingga sang Raja Salman berkenan datang ke Indonesia. Tujuan utamanya yaitu “investasi”, namun prakteknya, sang Raja dengan ratusan pengikutnya juga ikut berlibur di bumi Bali yang sering disebut dengan “serpihan surge di Indonesia”.
Rupanya, kedatangan Raja Salman membuat rakyatnya makin semangat datang ke Indonesia untuk menikmati serpihan surga dari Aceh hingga tanah paling Timur. Nah, Bali, Malang menjadi tempat istimewa bagi rakyat Arab Saudi untuk berlibur.
Lihat saja, Kerajaan Arab Saudi mulai membuka pelung di Malang. Biasanya, Arab Saudi bekerja sama dengan UIN Maliki, UMM, UM, dan UNISMA dalam urusan dan pelatihan pendidikan dan pembelajaran bahasa Arab, atau masalah ke agamaan. Kali ini, Arab Saudi mulai lebih serius membidik Malang sebagai pusat pengembangan pendidikan.

Pada Selasa 11/4/2017, Delegasi Kerajaan Arab Saudi yang dipimpin Rektor Al- Imam Muhammad Ibn Saud Islamic University (IMAMU), Riyadh, Arab Saudi, Dr Sulaiman bin Abdullah Aba Al Khai datang ke Malang dan menemui Wali Kota Malang, Abah Anton. Wali kota pilihan Rakyat Kota Malang, Abah Anton mengpresiasi positif atas kunjungan delegasi Kerajaan Arab Saudi. Beliau mengatakan “Kunjungan ini adalah sebuah kehormatan bagi masyarakat Kota Malang. Sebagai kota pendidikan, Pemkot Malang terbuka untuk menjalin kerja sama dengan siapa pun dan dari negara mana pun, tak terkecuali Arab Saudi. Kondisi Kota Malang yang dikelilingi perguruan tinggi dan pesantren sangat tepat untuk investor pendidikan, termasuk dari Arab Saudi,” tuturnya.

Investasi untuk pengembangan ekonomi menjadi prioritas Arab Saudi. Bukan saja di Malang, Arab Saudi juga investasi yang cukup tinggi di China, karena China memang langsung membukakan karpet merah kepada Pemerintah Arab Saudi. Selama ini, Arab Saudi lebih suka investasi ke Amerika dan Eropa, tetap kali ini mulai melirik kawasan Asia Tenggara dan China. Indonesia termasuk di dalamnya.

Abah Anton melakukan penandatanganan kerja sama pendirian pusat pendidikan atau pelatihan Agama Islam di Kota Malang. Pendirian pusat pendidikan atau pelatihan Agama Islam terkaiat dengan rencana pemkot untuk mendirikan Islamic Center di Kecamatan Kedungkandang. Bisa jadi, ini akan menjadi momentum baru hubungan Arab Saudi dan Indonesia yang berpusat di Kota Santri dan Pendidikan. Tentu saja, jangan sampai lembaga pendidikan tersebut bertentangan dengan Aswaja Nahdiyin dan nilai-nilai Pancasila.

Rektor IMAMU Dr Sulaiman bin Abdullah Saud sudah mendengar dan membaca banyan seputar kota Malang yang penuh dengan pesona. Kota yang menjadi pusat pendidikan, wisata, kuliner, dan santri. Terbukti dengan banyaknya kampus, pesantren, lembaga pendidikan formal maupun non formal. Ada sekitar 53 kampus di Kota Malang. Karena alas an itulah, Rektor dari Arab Saudi itu mengatakan “Saya menjadi semangat untuk datang ke Kota Malang karena kota ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendidikan serta keperluan kerja dan yang lain,” katanya. Bisa jadi, banyaknya orang Arab Saudi yang sering berkunjung dan berlibur di Malang, membuat rector dan tokoh Arab Saudi tertarik investasi di Kota Malang. Lihat saja, atas agama Arab Saudi untuk Indonesia. Dr. Ibrahim Al-Nugaimisi, paling sering berkunjung di Malanng, karena memang beliau pernah kuliah S3 di UIN Maliki Malang.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook