Posted by admin On April - 27 - 2011 1 Comment
mengelilingi baitullah

baitullah

Karakteristik ibadah di Makkah ialah ritual thawaf. Ibadah thowaf sangat besar manfaatnya bagi jama’ah haji, baik dari segi psiologus, sejarah ataupun kesehatan. Disamping ibadah, thowaf juga bisa menjadi olahraga religius, yaitu mengelilingi Ka’bah tujuh putaran. Wajar, jika jama’ah haji yang rajin melaksanakan thowaf terlihat sehat secara fisiknya. Di sisi lain thawaf juga merupakan bentuk syiar Islam, yaitu sebagai simbol ketundukan hamba terhadap Khaliknya.

Thowaf artinya ‘’mengelilingi ka’bah tujuh putaran, yang diawali dari hajar aswad dan diahiri hajar aswad pula. Hikmah disyariatkannya thawaf yaitu menghidupkan  sunnah para nabi dan rasul terdahulu, serta meng-agungkan syiar Allah Swt. Banyak sekali hadis Nabi Saw, serja pendapat sahabat dan ulama’ seputar keutamaan pahala thowaf mengelilingi rumah Allah yang sacral itu.

Uniknya, Thowaf itu mengelilingi rumah Allah dengan berputar kekiri, bukan ke kanan. Padahal, Nabi Saw. senantiasa menganjurkan semua ibadah agar dimulai dari kanan (al-Tayammun). Tetapi, thowaf itu berbeda, berlawanan dengan arah jarum jam. Sebagian ulama’ menjawab, mengisaratkan bahwa hati manusia itu berada di sebelah kiri. Sehingga, dengan thowaf, hati manusia senantiasa cenderung dekat dengan rumah Allah. Ini juga menjadi jawaban, bahwa setiap orang yang pernah menunaikan ibadah haji, hatinya selalu merindungkan rumah Allah, karena mereka selalu thowaf mengelilingi rumah Allah.

Jawaban lainya, ternyata gerakan berputar ke kiri adalah tindakan dasar, dan paling primodial dari seluruh benda atau mahluk di bumi dari yang paling kecil sampai semesta raya. Bahkan, inti sel mahluk, yakni DNA (Deoxyri Nucleus Acid) melakukan gerakan berputar ke kiri, begitu juga rotasi bumi, matahari, dan gugusanya. Galaksi dan seluruh semesta alam melakukan gerakan berputar ke kiri sebagai peng-kudusan (mensucikan) Allah Swt.

Nabi pernah menuturkan dalam sebuah hadisnya, bahwa tidak diperkenankan duduk ketika memasuki sebuha masjid, sebelum melaksanakan sholat dua rakaat (Tahiyyatal Masjid). Perintah ini mengisyaratkan kepada umat manusia, bahwa masjid itu sangat istimewa di sisi Allah Swt. Namun, berbeda dengan masjidil haram. Setiap orang yang memasuki masjdil haram, disunnahkan (perintah) thowaf (mengelilingi) rumah Allah, sebagai bentuk penghormatan terhadap ka’bah yang mulia itu. Akan tetapi, jika keadaan tidak memungkinkan, alternative berikutnya adalah sholat Tahiyatul Masjid.

Nah…….dalam hal ini, banyak sekali jama’ah haji lebih suka thowaf mengelilingi mal, pertokoan, pasar, disekitar Masjidil Haram, dan juga Masjid Nabawi. Dalam istilah jama’ah haji, thowaf itu memiliki dua pengertian (1) Thowaf Hakiki (2) Thowaf Majazi.

Thawaf Hakiki ialah, memasuki Masjid al-Haram kemudian thowaf (mengelilingi) rumah Allah Swt, sebagai bentuk penghormatan dan kemulyaan terhadap rumah-Nya. Biasanya, yang demikian ini dilakukan oleh jama’ah haji yang benar-benar tahu betapa dasyatnya manfaat dan pahala thowaf. Konon, setiap langkah kaki menghapus dosa-dosa, dan mengankat derajat manusia itu sendiri di sisi Allah  Swt. Ketika sampai di Rukun Yamani, doa mereka di amini oleh ribuan para malaikat.

Sedangkan thowaf Majazi ialah thowafnya para jama’ah haji yang gemar belanja. Setiap pulang dari Masjidilharam, mereka selalu berkeliling-keliling dahulu untuk membeli oleh-oleh, seperti sajadah, minyak wangi, perhiasan,  peralatan dapur, kurma, siwak, dan banyak lagi yang laianya. Kebiasaan mereka yang suka mengelilingi tempat-tempat belanja, menjadikan mereka lupa bahwa thowaf yang sebenarnya. Dan, ini mulai menjadi tradisi jama’ah haji. Wajar, jika mereka memiliki julukan dengan ‘’Kaji Thowafi’’, yang artinya kaji yang yang suka keliling kota Makkah.

Jika ditanya oleh rekan-rekan:’’ Mau kemana kang….!mereka-pun menjawab:’’ Mau thowaf, sembari tersenyum. Senyuman itu memiliki arti tersendiri. Sebab, dari penampilannya bukanlah mau thowaf mengelilingi rumah-Nya, tetapi mau mencari makanan dan minuman khas Arab. Atau mau rekreasi ke Jedah….Wah…wah…jama’ah yang satu ini, memang banyak duitnya…maunya thowaf terus….!?

 

 

 

One Response so far.

  1. I simply want to mention I am just beginner to blogging and site-building and actually enjoyed your website. Almost certainly I’m want to bookmark your website . You actually have really good writings. Appreciate it for sharing your website.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook