Posted by Abdul Adzim Irsad On Oktober - 30 - 2013 0 Comment

Peta MadinahDalam sebuah pernyataan, Rosulullah SAW pernah menyampaikan kepada sahabat-sahabatnya agar banyak memperbanyak membaca sholawat kepadanya.  Khususnya, ketika hari jumat.  Para ulama salaf mengatakan, minimal membaca sholawat itu kepada Rosulullah SAW dalam sehari  kurang lebih 300-400.

Membaca sholawat kepada Nabi SAW salah satu bukti mencintai Rosulullah SAW. Di antara tanda-tanda cinta itu ialah, selalu menyebut namanya, dan ingin selalu dekat dengan yang dicintainya. Tidaklah berlebihan jika menyatakan rasa cinta itu dengan berbagai ungkapan kepada orang yang dicintainya.  Apalagi, Allah SWT dan para malaikat-Nya juga bersholawat kepada Rosulullah SAW.

Mendengar anjuran Rosulullah SAW agar memperbanyak sholawat kepadanya, karena sholawat itu ditampakkan kepadanya. Para sahabat adalah orang yang dekat dan paling mencinta Rosulullah SAW. Ketika Nabi SAW menyamapaikan wejangan beliau SAW untuk bersholawat kepada dirnya. Para sahabat-pun terkejut. Kemudan sahabatsahabat bertanya kepada Rosulullah SAW:’’wahai Rosulullah..!bagaimana mungkin kami bersholawat, sementara engkau telah tiada (wafat) (HR Al-Hakim).

Kemudian Nabi SAW melanjutkan:’’sesungguhnya, Allah SWT mengharamkan bumi memakan jasa para Nabi (HR Abu Dawud). Sebagian ulama berpendapat, bahwa jasad orang-orang sholih juga diharamkan. Dengan katan, selain nabi, para sahabat, tabiin, salafussolih, ulama, serta orang-orang yang menjalankan perintah dan menjauhi larangangan, kadang jasadnya utuh.

Dalam hal ini, akan dikisahkan bagaimana jasad-jasad pembela agama Allah SWT ternyata utuh. QS Al-Baqarah (2:154) yang artinya:’’ dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu ) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hiduptetapi kamu tidak menyadarinya. Hidup di alam barzah berbeda dengan hidup di alam semesta ini. Tidak ada yang sulit bagi Allah SWT, karena Allah SWT maha kuasa atas segalanya.

Para sahabat Roulullah SAW adalahh pejuang-pejuang sejati, pembela agama dan orang yang paling mencintai Rosulullah SAW. Baqi (Madinah) dan Ma’la (Makkah), Baitul Maqdis adalah tempat pemakaman para sahabat. Uhud, Badar, serta beberapa tempat lainya, menjadi tempat makam sahabat Rosulullah SAW.

Mereka mendapatkan kenikmatan di sisi Allah SWT (QS Al-Baqarah (2:154). Di sisi lain, jasad mereka utuh hingga bertahun-tahun, seolah-olah baru saja terjadi perangan. Banyak sekali ulama-ulama yang mengajar di Masjidilharama menceritakan perihal utuhnya jasad para suhada uhud. Pada masa pemerintahan Umawiyah, sempat mau dipindah, ternyata jasadnya masih utuh dan harum baunya. Seolah-olah, jasad itu tidak mau dipindah, dan ingin menjadi saksi peperangan mereka saat membela Allah SWT. Jika Arab Saudi mau, bisa saja di pindah agar tidak diziarahai oleh umat islam dunia. Tetapi, sampai saat ini, pemerintah Arab Saudi ang konon anti ziarah tetap saja membiarkankan makam suhada’ uhud dikunjungi jutaan manusia setipa tahun, khususnya setiap musim haji.

Bukti lain, ketika terjadi banjir bandang di Madinah. 70 suhada’ perang Uhud itu dilanda banjir, sehingga jasad sahabat-sahabat pembela dan pencinta Rosulullah SAW yang terkubur di situ timbul keluar. Lagi-lagi, kondisinya dalam keadaan masih utuh. Begitulah kehendaka Allah SWT atas kekasih-Nya yang berjuangan membela agama-Nya.

Lebih menarik lagi, darah para suhda’ itu terlihat jelas mengalir terbawa air dengan aroma yang begitu harum, seolah-olah bahu surga. Sahabat-sahabat Nabi SAW yang sangat populer yang terkubur di dalam pemakaman suhada’ antara lain, Hamzah Ibn Abd Mutolib, paman Rosulullah SAW. Mus’ab Ibn Umair.

Adapan nama-nama Suhada’ Uhud berdasarkan penjelasan kitab-kitab sejarah sebagai berikut:

  1. Hamzah bin Abdul Muththalib bin Hasyim
  2. Abdullah bin Jahsyi
  3. Mus’ab bin ‘Umair
  4. Shammas bin ‘Utsman
  5. ‘Amru bin Mu’adz bin An-Nu’man
  6. Al-Harits bin Anas bin Rafi’
  7. ‘Imarah bin Ziad
  8. Salamah bin Tsabit bin Wahsyi
  9. ‘Amru bin Tsabit bin Wahsyi
  10. Tsabit bin Wahsyi
  11. Rifa’ah bin Wahsyi
  12. Husail bin Jabir (Bapa kandung Huzaifah Al-Yaman)
  13. Saifi bin Qaizhi
  14. Habbab bin Qaizhi
  15. ‘Abbad bin Sahli
  16. Al-Harits bin Ans bin Mu’adz
  17. Iyas bin Aus
  18. ‘Ubaid bin At-Taihan
  19. Habib bin Yazid bin Taimi
  20. Yazid bin Hathib bin Umaiyah bin Rafi’
  21. Abu Sufian bin Al-Harits bin Qais bin Zaid
  22. Hanzalah bin Abu ‘Amir (Syahid yang dimandikan oleh Malaikat)
  23. Unais bin Qatadah
  24. Abu Habbah bin ‘Umar bin Tsabit
  25. ‘Abdullah bin Jabair bin An-Nu’man (Ketua Batalion Pemanah)
  26. Abu Sa’ad Khaitsamah bin Khaitsamah
  27. ‘Abdullah bin Salamah
  28. Subai’ bin Hathib bin Al-Harits
  29. ‘Amru bin Qais
  30. Qais bin ‘Amru bin Qais
  31. Tsabit bin ‘Amru bin Zaid
  32. ‘Amir bin Mukhallid
  33. Abu Hurairah bin Al-Harits bin ‘Alqamah bin ‘Amru
  34. ‘Amru bin Muthraf ‘Alqamah bin ‘Amru
  35. ‘Aus bin Tsabit bin Al-Mudzir (Adik-beradik Hussan bin Tsabit)
  36. Anas bin An-Nadhri (Bapa saudara Anas bin Malik, Khadam Nabi saw)
  37. Qais bin Mukhallid
  38. Kaisan (Hamba kepada Bani An-Najjar)
  39. Salim bin Al-Harits
  40. Nu’man bin ‘Abdu ‘Amru
  41. Kharijah bin Zaid bin Abu Zuhair
  42. Saad bin Ar-Rabi’ bin ‘Amru bin Abu Zuhair
  43. Aus bin Al-Arqam
  44. Malik bin Sinan dari Bani Khadrah (Bapa kandung Abu Sa’id Al-Khudri)
  45. Sa’id bin Suwaid
  46. ‘Utbah bin Rabi’
  47. Tsa’labah bin Sa’ad bin Malik
  48. Saqaf bin Farwah bin Al-Budai
  49. ‘Abdullah bin ‘Amru bin Wahab
  50. Dhamrah (Halif bagi Bani Tharif)
  51. Naufal bin ‘Abdullah
  52. ‘Abbas bin ‘Ubadah
  53. Nu’man bin Malik bin Tsa’labah
  54. Al-Mujdar bin Ziad Dikebumikan dalam satu kubur
  55. ‘Ubadah bin Al-Hashas
  56. Rifa’ah bin ‘Amru
  57. ‘Abdullah bin ‘Amru (dari Bani Haram) Dikebumikan dalam satu kubur
  58. ‘Amru bin Al-Jamuh (dari Bani Haram)
  59. Khallad bin ‘Amru bin Al-Jamuh
  60. Abu Aiman, Maula ‘Amru bin Al-Jamuh
  61. Salim bin ‘Amru bin Hadidah
  62. Antarah (Maula Salim)
  63. Sahal bin Qais bin Abu Ka’ab
  64. Dzakwan bin ‘Abdu Qais
  65. 65.’Ubaid bin Al-Mu’alla
  66. Malik bin Tumailah
  67. Harits bin ‘Udai bin Khursyah
  68. Malik bin Iyas
  69. Iyas bin Udai
  70. ‘Amru bin Iyas.

Bagi jamaah haji dan umrah, akan terasa hampa perjalanan di dua kota suci Makkah dan Madinah jika belum berziarah ke Suhada Uhud. Nabi SAW sering berziarah kubur di Uhud. Nabi SAW sering berziarah ke makam Baqi, Uhud, Bahkan Nabi SAW juga berziarah ke makam Ibunya. Rosulullah SAW pernah meminta kepada Allah agar diperkenankan berziarah kepada kuburan Ibunya, dan Allah SWT mengabulkan .Ketika Rosulullah SAW berziarah ke makam Ibundanya, nabi SAW menangis tersedu, hingga sahabat yang ada disekitar Rosulullah SAW ikut serta larut dalam tangisan.

?? ????? ?????????? ????? ????? ?????????? -??? ???? ???? ????- ?????? ??????? ??????? ????????? ???? ???????? ??????? « ????????????? ?????? ??? ???? ???????????? ????? ?????? ???????? ??? ????????????????? ??? ???? ??????? ????????? ???????? ??? ????????? ?????????? ?????????? ????????? ?????????(???? ????)

Di riwayatkan dari Abu Hurairah ra, beliau berkata:’’Rosulullah SAW pernah berziarah ke kuburan ibundanya, kemudian Nabi SAW menangis, dan membuat orang yang ada disekitar Rosulullah SAW ikut serta menangis. Kemudian Rosulullah SAW mengatakan:’’ aku pernah meminta ijin kepada tuhanku (Allah SWT) agar supaya memberikan ampunan kepadanya. Allah SWT tidak mengijinkanku, kemudian aku meminta ijin kepada-Nya untuk berziarah kubur pada makamnya, Allah SWT memberikan ijin. Nabi SAW mengatakan lagi:’’berziarah kuburlah kalian semua, sesungguhnya ziarah kubur itu mengingatkan kalian akan kematian.

Kebiasaan Nabi SAW juga sering berziarah ke Makam Baqi, sebagaimana yang disampaikan oleh Aisyah ra:’’ Nabi SAW keluar menuju pemakaman Baqi, kemudian beliau SAW mengucapkan salam. Lantas beliau berdoa:’’ Ya Allah, ampunillah bagi penduduk (ahli qubur baqi’) Al-Gorqod (HR Muslim). Syekh Utsaimin ulama’ fikih Arab Saudi dalam tanya jawab soal ziarah kubur, beliau menganjurkan kepada setiap orang yang pergi ke Madinah untuk berziarah ke Makam Rosulullah, Sahabat Baqi dan juga Suhada’ Uhud.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook