Posted by Abdul Adzim Irsad On April - 5 - 2012 1 Comment

QORNUMANAZILKetentuan Nabi Saw begitu jelas dan gamblang seputar miqot haji dan umrah, ketentuan itu tertulis jelas di dalam hadis Bukhori dan Muslim, sebagaimana keterangan Ibnu Abbas ra yang artinya:’’ Dari Ibnu Abbas ra dikatakan, Nabi Saw telah menentukan miqot bagi penduduk Madinah Dzulkhulifah, dan bagi penduduk al-Syam (Syiria, Palestina, Al-Jazair, Maroko) al-Juhfah, dan bagi penduduk Najd Qornu al-Manajil, dan bagi penduduk Yaman Yalamlam (HR Bukhori dan Muslim). Terasa aneh, jika jamaah haji yang datang mengunakan pesawat udara kemudian mengambil miqot di Jeddah. Jeddah bukanlah miqot, kalau menjadikan Jeddah sebagai miqot haji dan umrah, dikendakan denda (dam), disamping itu berdosa kepada Allah Swt.

Salah satu tempat miqot Haji dan Umrah ialah Qarnul Manazil. Nama ini diambil dari kabilah asal seorang tabiin yang disinyalir oleh hadis Nabi Saw. Beliau pernah mengatkan, “Sebaik-baik Tabiin adalah Uwais al-Qarni.”[1]

Miqot ini berjarak paling dekat dibandingkan miqot-miqot lain yang disunnahkan. Terletak sekitar 80 km sebelah timur laut Masjidil Haram, atau 40 km sebelah utara kota Thaif. Miqat ini dikhususkan bagi penduduk Najd dan kawasan Teluk pada umumnya, serta bagi siapapun yang melewatinya.

Biasanya pada setiap miqot, pemerintah hanya membangun sebuah masjid besar dan berfasilitas memadai. Namun, di tempat ini pemerintah membangun dua masjid miqot, karena arah dari Riyadh menuju Makkah mempuyai dua jalan. Masjid miqot yang pertama disebut Masjid Miqot Wadi Mahram dan yang satunya disebut Masjid Miqot al-Sail al-Kabir. Keduanya merupakan tempat pengambilan miqot.

Kedua masjid itu cukup besar dan megah. Seperti misalnya Masjid Miqot al-Sail al-Kabir, dibangun pada tahun 1420 H di sebelah utara perkampungan al-Sail al-Kabir dengan menelan biaya RS 76 juta. Masjid ini mampu menampung jama’ah kurang lebih 3000 orang. Sedangkan luasnya mencapai 2600m2. Masjid ini juga dilengkapi dengan fasilitas yang biasanya digunakan oleh jama’ah haji dan muktamirin.

Sedangkan miqat dari Masjid Wadi Mahram disebut dengan Qarnul Manazil, terletak kira-kira 33 km di sebelah selatan Miqat al-Sail al-Kabir, atau 76 km dari Masjidil Haram. Di sini juga di bangun masjid yang begitu luas dengan fasilitas yang biasa dibutuhkan oleh jama’ah haji. Di Qarnul Manazil inilah terdapat kisah yang sangat penting dalam perjalanan dakwah Nabi Muhammad dalam memperjuangan risalah dari Allah Swt, Rasululullah Saw menjawab dengan lembut. Kebesaran jiwa dan kesabaran beliau tampak sebagai seorang utusan Allah yang sempurna. Beliau mejawab dan berdo’a, “Jangan. Karena sesungguhnya mereka tidak mengerti. Ya Allah berilah petunjuk terhadap kaumku, sesungguhnya mereka tidak mengetahui (kebenaran ini).” Gunung yang akan diangkat oleh malaikat itu adalah gunung Qubais dan Qaiquan, yang terletak di samping selatan Baitullah.



[1] . Ahmad bin Hambal, al-Saibani, Musnad Ibnu Hambal 3/840 – Muassasah Qurtubah – al-Qohirah.

One Response so far.

  1. Abe Unglesbee mengatakan:

    I simply want to say I am new to blogs and truly liked your page. Probably I’m planning to bookmark your website . You certainly come with beneficial well written articles. Kudos for sharing your website.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook