Posted by Abdul Adzim Irsad On April - 7 - 2013 0 Comment

Sedang Berdoa di ArafahHaji itu ibadah yang paling banyak membutuhkan tenaga dan harta. Hampir setiap ibadah yang dilakukan, membutuhkan tenaga ekstra, seperti; thowaf, sai, lontar jumrah, wukuf di Arafah, Mabit di Mina dan Mudzalifah. Jika tidak sehat dan bugar, sudah pasti tidak bisa melaksanakan ibadah haji dengan baik dan lancar.

Nabi SAW pernah mengatakan:’’ jihadnya orang tua (lansia) adalah haji’’, begitu juga dengan wanita. Bagi orangtua, haji merupakan berjuangan (jihad), khususnya bagi orang Indonesia. Bagi orangtua, perjalanan dari Indonesia menuju, Jeddah, Madinah, Makkah, merupakan sangat melelahkan. Belum lagi thowaf, sai, melempar jumrah, mabit. Belum lagi jarak pemondokannya jauh, menambah kelelahan jamaah haji yang sudah lansia.

Sedangkan bagi usia muda, haji begitu menyenangkan, karena haji bisa menjadi wisata ruhani. Bisa melaksanakan sai, thowaf, jumrah, merupakan kenikmatan yang luar biasa.  Setiap langkah kaki mereka memiliki makna bagi jamaah haji berusia muda. Apalagi, berhaji bersama istri, menjadikan perjalanan haji begitu indah nan menyenangkan. Usai ritual haji, seperti pengantin baru yang baru mengenal cinta.

Baik usia muda atau sudah tua harus tetap menjaga kesehatan dengan cara rajin berolahraga, serta menjaga pola makan yang sehat. Sebab, Makkah dan Madinah yang akan dijadikan tempat sementara berbeda dengan tempat asalnya. Udara Makkah dan Madinah berbeda, diperkirakan mencapai 9-11 derajat Celcius untuk musim haji 2013. Suhu yang begitu dingin. Jika tidak menyiapkan diri sejak dini, dikhawatirkan banyak yang sakit.

Sudah menjadi kewajiban pemerintah (Depag RI) untuk memberikan penyuluhan kepada calon jamaah haji. Bagi penyelengara haji khusus juga harus memberikan informasi kepada calon jamaah haji yang akan menggunakan jasanya. Dengan harapan, selama di Makkah dan Madinah, kondisi jamaah haji tetap sehat.

Kenapa harus sehat? Dengan kondisi sehat dan bugar, semua praktek ibadah haji bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya sekaligus membantu pemerintah dalam menyukseskan penyelenggaran haji. Nabi SAW sendiri mensyaratkan haji itu harus istitoah yang artinya harus sehat jasmani dan ruhani. Olahraga serta menjaga pola makan dengan baik sebelum ibadah haji adalah bagian dari menjalankan ajaran Rosulullah SAW.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook