Posted by Abdul Adzim Irsad On April - 5 - 2012 1 Comment

 Dzul Khulaifah adalah satu-satunya miqot paling jauh dari Makkah al-Mukarramah. Jarak tempuhnya memakan waktu sekitar 4 sampai 5 jam dengan kendaraan bus atau mobil dengan kecepatan 100-120 km perjam. Tetapi pada saat musim haji jarak tempuhnya bisa mencapai 8-10 jam, karena pemerintah memberikan warning terhadap semua jasa transportasi agar tidak memacu kendaraan melebihi 80 km perjam, demi menghindarkan jama’ah haji dari kecelakaan. Selain itu, kepadatan lalu lintas jasa angkutan serta pengambilan miqot di Bir Ali membuat jarak tempuh MadinahMakkah menjadi lama.

Di sisi lain, banyak dari jama’ah haji yang mengambil Arba’in. Mereka tinggal di Madinah selama sembilan hari dengan mengambil empat puluh shalat berjama’ah di masjid Nabawi, lalu dilanjutkan ke Abyar Ali (Bir Ali), yaitu miqot penduduk Madinah dan sekitarnya atau yang melewatinya. Jamaah Haji dan Umrah asal asia Tenggara untuk gelombang pertama, seperti; Indonesia, langsung masuk Madinah. Dengan demikian, mereka mengambil miqot umrah dari Biir Ali (Dzulkhulaifah).

Di tempat ini juga dibangun masjid yang begitu megah dan berwibawa yang terkenal dengan nama Masjid Dzul Khulaifah atau Masjid Syajarah (Masjid Pohon). Masjid ini dilengkapi dengan fasiliatas tempat parkir untuk kendaraan umum dan pribadi, toilet yang jumlahnya begitu banyak serta terpisah antara laki-laki dan perempuan. Di dalam masjid juga dilengkapi dengan AC, kipas angin serta mushaf al-Qur’an yang sudah tertata rapi. dzylhulaifah

One Response so far.

  1. Sterling Hilyard mengatakan:

    I just want to say I am just new to blogging and honestly savored you’re blog site. Probably I’m want to bookmark your blog . You amazingly have really good stories. Bless you for sharing with us your website.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook