Posted by Abdul Adzim Irsad On Februari - 3 - 2013 0 Comment

 

BULAN Februari bertepatan dengan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW. Banyak orang kaya menunaikan ibadah umrah, bahkan ada yang rombongan dengan keluarga hingga puluhan orang. Mereka ingin menikmati indahnya ibadah di Makkah dan Madinah pada bulan Rabiul Awal. Sungguh luar biasa. Apalagi jika bisa berinterkasi dengan Rosulullah SAW di kota Madinah.

Seorang lelaki datang kerumah. Saya tanya :’’ Pak Kenapa tidak menunaikan umrah? Orang itu menjawab singkat:’’ saya haji cukup sekali, dan umrahnya juga. Dari pada uang dibuat biaya umrah, lebih baik saya berikan kepada anak-anak Yatim. Karena itu lebih mulya dan lebih bagus.

 

Saya-pun ahirnya merenung. Banyaknya orang umrah, dengan tujuan ibadah, ternyata tidak bisa memberikan perubahan yang signifikan. Rupanya, cara berfirikan orang-orang muslim sekarang harus setting lagi. Lebih baik uang ratusan juta itu digunakan untuk membangun klinik kesehatan, membantu fakir miskin dan anak yatim.

Ibadah social jauh lebih penting, tanpa menafikan ibadah umrah. Jika di hitnung pahalanya, Ibadah social itu pahalanya terus mengalir deras, dan akan menjadi bekal perjanalan abadinya. Sedangkan umrah yang berkali-kali tidak membawa dampak yang signifikan terhadap perubahan social.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook