Posted by Abdul Adzim Irsad On Mei - 9 - 2012 1 Comment

 Sholat Tahiyatul MasjidSetiap orang yang akan masuk masjid, hendaknya sudah memiliki wudhu (telah bersuci) dengan busana yang suci nan rapi, serta memakai wewangian. Jangan sekali-kali duduk terlebih dahulu sebelum melaksanakan sholat dua rakaat (tahiyatal masjid). Karena pentingnya sholat dua rakaaat tahiyatul Masjid, sampai-sampai Nabi Muhammad Saw mengatakan:’’ jangan sekali-kali kalian  duduk, sehingga telah melaksanakan sholat dua rakaat’’.

Ini disamapikan oleh Nabi Saw, dengan tujuan agar supaya ada bedanya antara masjid dengan rumah tempat tinggal. Nabi Saw mengajarkan do’a ketika hendak memasuki rumah Allah Swt (masjid). Ketika kaki akan memasuki masjid,  hendaknya mendahulukan kaki kanan terlebih dahulu, dibarengi dengan do’a sebagai berikut:

?????? ?????? ???????????? ???????????? ????? ??????? ?????? ?????????? ??????? ??? ???????? ????????? ??? ???????? ??????????? ??????? ??????? ?????????? ???????????? ?????????? ????????????? ????????? ???? ???????????? ??????????.

 

“Dengan nama Allah, sholawat dan salam untuk Rasulullah. Ya Allah! Ampunilah dosa-dosaku dan bukalah pintu-pintu rahmat-Mu. Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung dan dengan wajah-Nya Yang Mulia serta dengan kekuasaan-Nya yang qodim (tidak berawal) dari setan yang dirajam.”

 

Tidak ada bedanya antara masjid satu dengan masjid lainnya dimuka bumi ini. Kecuali tiga masjid, yaitu Masjdilharam, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqso. Nabi Saw mengajurkan untuk mengunjugi tigas masjid utama.  Dan pahala ibadah di tiga masjid tersebut memiliki nilai khusus. 100 ribu untuk Masjidilharam, 1000 untuk masjid Nabawi, dan 500 untuk masjid Al-Aqso.

Ketika memasuki Masjidilharam, tidak diperkenankan sholat tahiyatul masjid terlebih dahulu. Karena tahiyatul Masjidilharam (penghormatan) terhadap Masjidilharam  ialah dengan thowaf mengelililingi baitullah. Kecuali jika kondisinya sangat tidak menungkinkan, seperti; berdesak-desakan, maka disunnahkan dengan melaksanakan sholat dua rakaat tahayatul masjid, sebagai penganti thowaf. Jika masih tidak bisa, hendaknya membaca sholawat atas Nabi Muhamamd Saw sebagai pengganti tahiyatul Masjid.

Ketika berada di Masjidilharam, hendaknya memperbanyak membaca dzikir, al-Qur’an, sholawat, tahlil dan tahmid. Sebab, setiap hari Allah Swt menurunkan 120 rahmat yang diperuntukkan bagi orang-orang yang berada di Masjidilharam. 60 rahmat untuk orang-orang yang sedang thawaf, 40 rahmat bagi orang-orang yang sedang sholat sunnah, dan 20 rahmat untuk orang-orang yang memandangi rumah Allah Swt. Sangat rugi sekali, ketika berada di Masjidilharam tidak menggunakan moment yang begitu mulia.

 

One Response so far.

  1. Burton Depaolo mengatakan:

    I simply want to say I am just newbie to blogs and certainly loved you’re web page. Probably I’m going to bookmark your site . You amazingly come with wonderful article content. Thanks for sharing with us your blog.


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook