Posted by Abdul Adzim Irsad On September - 13 - 2015 0 Comment

Khodijah ra, Wanita Setia Pendamping Dakwah Nabi SAW

Makkah juga menjadi saksi, bahwa di situlah jutaan manusia yang ber-iman dan ber-amal sholih wafat dari makamkan. Ma’la, menjadi tempat istimewa bagi orang-orang yang sholih dimakamkan, setelah berdakwah (menyerukan) ke jalan Allah SWT. Ketika sedang semangat dan genjar berdakwah, Rosulullah SAW ditinggakan istrinya. Khodijah wafat, ketika Rosulullah sedang membutuhkan uluran tangan, nasehat, dan juga bantuan pendanaan. Ketika Khodijah wafat, putri-putri Nabi belum dewasa, tetapi Nabi begitu setia dan bersahabat mendidik putri-putrinya hingga dewasa.

Semua sepakat bahwa Khodijah ra, wanita suci yang diperuntukkan khusus untuk Rosulullah SAW untuk mendapingi dakwahnya. Selama membina keluarga bersama Khodijah ra, Nabi SAW tidak pernah memiliki masalah sedikit-pun. Hampir-hampir, semua hidup Khodijah di peruntukkan untuk suami tercinta Muhammad SAW. Khodijah tidak pernah mengeluh dan menyesal. Sebaliknya, Khodijah ra merasa bangga dan dicintai oleh Rosulullah SAW. Seolah-olah, tidak ada wanita yang lebih dicintai melebihi cintanya Nabi SAW kepada Khodijah ra.

1098Semua sepakat, Khodijah ra, adalah wanita suci, dan kelak akan ditempatkan di tempat paling istimewa (surga bersama Rosulullah SAW). Sungguh bahagia, seorang wanita yang menjadi pendamping suaminya di dunia, dan kelak akan disandingkan dengan suaminya di surga Allah SWT. Khodijah ra, wanita ihlas, sabar, santun, ramah, mulia, penyantun fakir miskin dan anak yatim. Tidak ada satu-pun dari anak-anak yatim dan fakir miskin di kota Makkah, kecuali merasakan kedermawanan Khodijah ra.

Sebagai seorang istri, sekaligus sohabiyat Rosulullah SAW, Khodijah menjadi orang paling istimewa bagi Nabi SAW, masyarakat Makkah, dan menjadi idola kaum wanita, khususnya di dalam mendampingi suami dalam berdakwah. Tidak dipungkiri, salah satu kesuksesan dakwah Nabi Muhammad SAW, karena kedermawanan, kesetiaan, serta cinta dan kasih Khodijah ra, terhadap Rosulullah SAW.

Semua juga sepakat bahwa para sahabat Nabi SAW yang mendapingi Rosulullah SAW di dalam berdakwah, baik di Makkah maupun di Madinah mendpatkan tempat istimewa di sisi Allah SWT. Mereka yang wafat, baik ketika sedang berperang (jihad) di jalan Allah SWT, maupun wafat saat sakit,  baik ketika Rosulullah SAW masih sugeng (hidup), maupun sesudah wafat, insya Allah akan masuk surga-Nya.

Ini adalah keyakinan Ahlussunah Waljamaah.  Semua sahabat Rosulullah SAW, mendapat jaminan surga. Tidak diperkenankan bagi setiap muslim menghina dan melecehkan sahabatsahabat Rosulullah SAW yang begitu setia mendapingi Nabi SAW di dalam berjuang menegakkan agama Allah SWT. Lebih-lebih melecehkan dan menghina istri-istri Rosulullah SAW yang semua di mulyakan dan diridhoi Allah SWT (bagian 2)


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook