Posted by Abdul Adzim Irsad On Februari - 11 - 2016 0 Comment

1929thumbRumah Allah Swt atau yang lebih populer di sebut dengan baitullah adalah bangunan tertua di dunia sepanjang jaman. Ini semua di jelaskan di dalam al-Qur’a, kitab suci umat islam. Salah satu bukti nyatanya ialah, bahwa ibadah sholat ber-kiblat di rumah Allah Swt, begitu juga ibadah haji, syarat utamanya harus mengelilingi baitullah dengan tujuh putaran.

Thowaf menjadi satu-satunya ibadah umat islam di kota suci Makkah dengan mengelilinginya kea rah kiri. Padahala, jelas-jelas, Nabi Saw menyampaikan dan mencontohkan agar setiap amal perbuatan ibadah harus di awali denga kanan. Dalam istilah ulama di sebut dengan ‘’Tayammun’’ yang artinya mendahulukan yang kanan, seperti; makan, bersuci, masuk masjid. Thowaf merupakan ibadah special, yaitu mengelilingi baitullah dengan posisi di kiri, yaitu berlawanan dengan arah jarum jam.

Salah satu rahasianya ialah, semua energy ibadah, seperti sholat, baik berjamaah mapun sendiri, maka energi Solat dan Doa dari individu atau jamaah, terkumpul dan terakumulasi di Kabah setiap saat. KH Abdurahman asal Bayuwangi, salah satu santri KH Hasyim As’ary yang bermukim di kota Makkah pernah menuturkan:’’ ketika Makkah masih gelap, belum ada lampu, selama 24 jam orang thowaf selalu ada, walaupun hanya beberapa orang saja. Thowaf baru berhenti ketika sholat dilakukan. Ini berlangsung sejak jaman dahulu, hingga jaman modern’’. Begitulah penuturan beliau, ketika saya bertemu dan berdiskusi dengan beliau di Makkah, pada tahun 2000-an.

Muara  energy dari seluruh dunia berpusat di Baitullah. Tidaklah berlebihan, jika banyak yang berkeyakinan bahwa Makkah menjadi pusat kosmologi yang memiliki kekuatan tersendiri, dan menjadi tujuan setiap orang di muka bumi ini. Bumi terus berputar sehingga solat dari seluruh Dunia tidak terhenti dalam 24 jam, orang Indonesia sedang sholat dhuhur, semantara ditempat lains sedang sholat asar, ada juga yang sedang sholat magiri, isa’ dan subuhy. Semuanya bermuara di rumah Allah Swt yang suci.

Konon, menurut banyak penuturan, energi yang terakumulasi dari seluruh dunia, berlapis dan bertumpuk akan diputar dengan generator orang-orang yang bertawaf yang berputar secara berlawanan arah jarum jam yang dilakukan jamaah Makah sekitarnya dan Jamaah Umroh / Haji yang dalam 1 hari tidak ditentukan waktunya.

Jadi, energy yang terpusat di rumah Allah Swt merulan kumpulan energy dari jutaan manusia yang ada di jagat raya. Kekuatan energy seseorang juga terkait dengan kekuatan dan keimanan kepada Allah Swt. Semakin rajin ber-ibadah, energy yang terkumpul akan semakin kuat, dan memberikan penggaruh terhadap sekitarnya.

 


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook