Posted by Abdul Adzim Irsad On Oktober - 12 - 2013 0 Comment

Ashabul kahfi1Kisah Ashabul Kahfi

Setiap umat islam pasti pernah membaca surat Al-Kahfi. Minimal, mereka pernah mendengar selentingan kisah Ashabul Kahfi. Tetapi tidak semua tahu kisah menarik Ashabul Kahfi secara luas dan mendalam. Dengan kekuasaan-Nya, Allah SWTmampu menidurkan sekelompok pemuda yang berlindung di sebuah gua selama 309 tahun. Pemuda itu ditemai seekor anjing yang selalu setia menemani mereka kemana saja dalam pelarianya.

Dinamakan Ashhabul Kahfi, karena mereka para pemuda yang berjumlah tujuh orang yang memiliki tujuan hidup saya saam. Mereka diberikan keteguhan iman oleh Allah SWT. sehingga mereka beriman dan mengenal Rabb mereka. Mereka mengingkari keyakinan yang dianut oleh masyarakat kala itu, dimana masyarakat kala itu menyembah berhala. Semakin banyak orang mengajak dan menekan untuk menyembah berhala, semakin kuat dan kokoh ke-imanan mereka kepada Allah SWT.

Kemudian Ashabul Kahfi memohon kepada Allah SWT, sekaligus menyatakan diri atas kesetiaan mereka kepada Allah SWT. QS Al-Kahfi (18:14), Allah SWT berfirman:’’ Ya Allah…tuhan  tuhan yang memiliki langit dan bumi, kami sekali-kali tidak akan menyeru Rabb selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang jauh’’. Doa ini menegaskan kepada pembaca betapa teguhnya Ashabul Kahfi di dalam mempertahankan iman dan ketakwaaanya.

Lebih lanjut lagi, Allah SWT:’’ Kaum kami ini telah mengambil sesembahan-sesembahan selain Dia. Mereka tidak mengajukan alasan yang terang (tentang keyakinan mereka?) Siapakah yng lebih dzalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah?.[1]

Semakin hari semakin kuat tekanan dari orang-orang penyembah berhala kala itu. Ashabul Kahfi menyadari terhadap persoalan ini. Tidak ada alasan untuk menerima mereka. Ahirnya, mereka berusaha berpaling dari mereka dengan cara bersembunyi. Mereka berdoa kepada Allah SWT:’’Wahai Rabb kami, berilah kami rahmat dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami.[2]

Allah SWT menuntun mereka kesebuah goa di kawasan Jordania. Di dalam Goa itu mereka menyelamatkan diri dari kejaran orang-orang penyembah berhala. Untuk ukuran tujuh orang, goa itu cukup luas dengan pintu menghadap ke utara sehingga sinar matahari tidak langsung masuk ke dalamnya. Ashabul Kahfi tidak pernah mensurve goa tersebut sebelum. Semua itu atas kehendak dan petunjuk Allah SWT. Di dalamnya, para pemuda itu ditidurkan oleh Allah SWT dalam waktu yang cukup lama. Tertapi, mereka merasakan hanya semalam saja. Selama dalam tidurnya, Allah SWT menjaga fisik mereka agar tidak rusak.

QS Al-Kahfi (18:18), Allah SWT berfirman:’’ Dan Kami bolak-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri. Dengan cara seperti inilah Allah SWT menjaga kondisi fisiknya Ashabul Kahfi agar tidak rusak di makan tanah dan juga dimakan ulat. Rosulullah SAW pernah mengatakan:’’ sesungguhnya Allah SWT mengharamkan bumi memakan jasad para Nabi’’. Para ulama berpendapat, yang diharamka bukan saja jasad para Nabi, para ulama (orang-orang sholih) juga dijaga oleh Allah SWT.

Ratusan tahun terlelap di dalam goa, tetapi mereka merasakan hanya semalam. Ini adalah ke-ajaiban dari Allah SWT bagi orang-orang yang ber-iman. Setelah mereka terbangun, mereka saling bertanya (yatasaalun) tentang apa yang tenggah terjadi padar mereka.

QS Al-Kahfi (18:19), Allah SWT berfirman seputar diskusi antara Ashabul Kahfi yang baru terbangun dari tidur panjangnya:’’Berkatalah salah seorang dari mereka:’’Sudah berapa lama kalian menetap (di sini)?’ Mereka menjawab: ‘Kita tinggal di sini sehari atau setengah hari.’ Yang lain berkata pula: ‘Rabb kalian lebih mengetahui berapa lamanya kalian berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kalian pergi ke kota membawa uang perakmu ini’.”



[1] . QS. Al-Kahfi(18:15)

[2] . QS Al-Kahfi: (18:10)


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook