Posted by Abdul Adzim Irsad On Oktober - 13 - 2013 0 Comment

doa di MinaSetiap musim haji tiba, semua jamaah haji diwajibkan wukuf di Arafah. Arafah menjadi puncaknya haji. Siapa yang yang tidak wukuf, sama dengan tidak menunikan ibadah haji. Oleh karena itulah, walaupun dalam kondisi sakit parah, tetap harus wukuf di Arafah. Waukuf di Arafah bagi mereka yang sakit dinamakan dengan “safari wukuf’’. Terkait dengan pentingnya Arfah sebagai tempat istimewa, Rosulullah SAW mengatakan” Haji itu Arafah’’.

 

Ketika melakukan ibadah Haji yang terakhir (wada’), Nabi Muhammad SAW menyampaikan khutbah yang penuh dengan nilai akhlak dan persaudaraan. Dalam khutabh itu, Nabi SAW memberikan wejangan kepada sahabat sekaligus pesan agung bagi umat manusia dari masa kemasa.

Wajib bagi setiap umat islam untuk melaksanakan pesan ini, sekaligus membuktikan bentuk cinta dan setia kepada Rosulullah SAW. Mari kita jadikan teladan sekaligus amalkan pesan istimewa yang disampaikan Rasulullah SAW tersebut.

Pesan penting khutbah perpisahan Rasulullah SAW di Arafah saat menunaikan ibadah haji tersebut terangkum dalam 10 pesan, sebagaimana penjelasan dalam hadis shohih. Adapapun sepuluh pesan Nabi SAW ketika haji wada’ itu sebagai berikut:

 

1-       Jangan Membunuh. Rasululah SAW bersabda:’’Wahai manusia sekalian, dengarkanlah perkataanku ini karena aku tidak mengetahui apakah aku dapat menjumpaimu lagi setelah tahun ini di tempat wukuf ini.

 

Wahai manusia sekalian,

Sesungguhnya darah kamu dan harta kekayaan kamu merupakan kemuliaan (haram dirusak orang lain), sebagimana mulianya hari ini di bulan yang mulia ini.

2-      Tradisi Jahiliyah Tak Berlaku Lagi.

Ketahuilah, Sesungguhnya segala tradisi jahiliyah mulai hari ini tidak boleh dipakai lagi. Segala sesuatu yang berkaitan dengan perkara kemanusiaan (seperti pembunuhan, dendam dan sebagainya) yang telah terjadi di masa jahiliyah, semuanya batal dan tidak boleh berlaku lagi.

3-       Larangan Riba.

Transaksi riba yang dilakukan pada masa jahiliyah juga sudah tidak berlaku lagi sejak hari ini. Sesungguhnya seluruh transaksi riba itu semuanya batal dan tidak berlaku lagi.

4-      Jagalah Agama.

Wahai manusia sekalian,

Sesungguhnya setan itu masih terus berusaha (untuk mengganggu kamu) dengan cara yang lain. Setan akan puas jika kamu sekalian melakukan perbuatan tercela. Oleh karena itu hendaklah kamu menjaga agamamu dengan baik.

5-      Larangan Mengubah Bulan Suci.

Wahai manusia sekalian… Sesungguhnya mengubah-ubah bulan suci itu akan menambah kekafiran. Satu tahun adalah 12 bulan. Empat bulan diantaranya adalah bulan-bulan suci. Tiga bulan berturut-turut, Zulqaidah, Zulhijjah dan Muharram. Bulan Rajab adalah bulan antara bulan Jumadil Akhir dan bulan Sya’ban.

6-      Muliakan Wanita.

Takutlah kepada Allah SWT dalam bersikap kepada wanita, karena kamu telah mengambil mereka (menjadi istri) dengan amanah Allah dan kehormatan mereka dihalalkan bagi kamu sekalian.

Sesungguhnya kamu mempunyai kewajiban terhadap istri-istri kamu. Istrimu juga mempunyai kewajiban terhadap diri kamu. Sedangkan kewajiban kamu terhadap mereka adalah memberi nafkah dan pakaian yang baik kepada mereka.

Maka perhatikanlah perkataanku ini,

Wahai manusia sekalian, sesungguhnya aku telah menyampaikannya.

7-      Ikuti Al Qur’an dan Sunnah.

Aku tinggalkan sesuatu bagi kalian semua.

Jika kamu berpegang teguh dengan apa yang aku tinggalkan itu, maka kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah Kitab Allah (Al Qur,an) dan Sunnah Nabi-nya (Al Hadits).

8-      Taati Pemimpin.

Wahai manusia sekalian,

Dengarkanlah dan taatlah kamu kepada pemimpin kamu, walaupun kamu dipimpin oleh seorang hamba sahaya dari negeri Habsyah yang berhidung pesek, selama dia tetap manjelankan ajaran Al Qur’an kepada kalian.

9-      Berbuat Baik.

Lakukanlah sikap yang baik terhadap hamba sahaya.

Berikanlah makan kepada mereka dengan apa yang kamu makan dan berikanah pakaian kepada mereka dengan pakaian yang kamu pakai.

Jika mereka melakukan suatu kesalahan yang tidak dapat kamu maafkan, maka juallah hamba sahaya tersebut dan janganlah kamu menyiksa mereka.

10-   Sesama Muslim Bersaudara.

Wahai manusia sekalian,

Ketahuilah oleh kamu sekalian, bahwa setiap muslim itu adalah saudara bagi muslim yang lain. Oleh sebab itu janganlah kamu menganiaya diri kamu sendiri.

 

Ya Allah, sudahkah aku menyampaikan pesan ini kepada mereka?

Kamu sekalian akan menemui Allah, maka setelah kepergianku nanti, janganlah kamu menjadi sesat. Hendaklah mereka yang hadir dan mendengar khutbah ini menyampaikan kepada mereka yang tidak hadir.

Mungkin nanti orang yang mendengar berita tentang khutbah ini lebih memahami daripada mereka yang hadir langsung pada hari ini.

 

Kalau kamu semua nanti akan ditanya tentang kau, maka apakah yang akan kamu katakan?

Semua yang hadir menjawab,

“Kami bersaksi bahwa engkau telah menyampaikan tentang kerasulanmu, engkau telah menyampaikan amanah, dan telah memberikan nasehat.

Sambil menunjuk ke langit, Nabi Muhammad SAW kemudian bersabda,

“Ya Allah, saksikanlah pernyataan mereka ini,

Ya Allah, saksikanlah pernyataan mereka ini,

Ya Allah, saksikanlah perkataan mereka ini,

Ya Allah, saksikanlah perkataan mereka ini.”

 

(HR. Bukhari Muslim).


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook