Posted by Abdul Adzim Irsad On Mei - 15 - 2013 0 Comment
Antre Haji

Jamaah Haji Sedang Nyunggi Barangnya

Jumlah calon jamaah haji semakin hari semakin banyak. Sementara kuota haji yang tersedia semakin tahun semakin dibatasi. Bank-bank berlomba-lomba menerima talangan haji dengan semurah-murahnya, dengan harapan semakin banyak orang yang mendaftarkan haji. Sebab semakin banyak yang daftar haji melalui bank, akan semakin banyak keuntungan bagi bank. Kondisi seperti ini akan semakin menambah panjang juga antrean haji.

Tidak bisa dibayangkan jika jumlah ini terus meningkat, tanpa ada tindakan yang serius dari pemerintah. Bisa-bisa anak yang baru dilahirkan sudah didaftarkan haji, karena khawatir antrean semakin panjang. Bisa juga anak yang masih dalam kandungan didaftarkan haji, dengan tujuan agar penantian tidak terlalu lama.

Sedangkan bagi yang sudah kewut (lansia) gairah untuk menunaikan ibadah haji semakin berkurang. Logikanya, semakin tua semakin tidak semakin sehat dan kuat. Dengan demikian semakin malas juga untuk menunaikan ibadah haji, karena mengkhawatirkan kondisi fisiknya. Islam hanya mewajibkan orang yang kuat fisiknya untuk menunaikan ibadah haji, sedangkan bagi yang lemah tidak wajib.

Kemenag memang telah mengeluarkan suara bahwa dana talangan haji akan dihentikan, tetapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda larangan tersebut. Buktinya, beberapa bank syarian masih nyaring suaranya menjual produk biaya haji talangan. Seolah-oleh suara agamawan yang tergabung dalam departeman agama tidak ada sama sekali.

Daftar tunggu haji hingga kini sudah mencapai 14 tahun. Ini merapa diseluruh Indonesia. Jadi, jika daftar sekarang, baru bisa berangkat tahun 2027. Sebuah penantian yang begitu melelahkan. Haruskan penantian itu semakin hari semakin panjang, sementara bank-bank terus berlomba-lomba menerapkan dana talangan. Dan fatwa agamwan di negeri ini diabaikan?

Salah obat mujarab agar supaya kerinduan terhadap baitullah terobati yaitu dengan menunaikan ibadah umrah. Tetapi, umrah tidak cukup, karena setiap orang islam yang sudah mampu memiliki kewajiban menunaikan ibadah haji. Dalam ilmu fikih, setiap orang wajib menunaikan ibadah haji jika sudah mampu fisik dan finansialnya. Kewajiban itu tidak boleh digantikan dengan umrah. Karena umrah hukumnya sunnah. Walaupun sudah menunaikan ibadah umrah, tetap saja memiliki kewajiban menunaikan ibadah haji.

 

ji


Facebook Like Box provided by technology news
  • Facebook